Kebakaran Hutan di Sukabumi Diduga Akibat Puntung Rokok

    Antara - 11 November 2019 09:37 WIB
    Kebakaran Hutan di Sukabumi Diduga Akibat Puntung Rokok
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Sukabumi: Kebakaran yang menghanguskan sekitar delapan hektare hutan dan lahan di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 9 November 2019, diduga akibat puntung rokok yang baranya masih menyala.

    "Diduga puntung rokok yang masih menyala tersebut dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab dan mengenai semak rumput yang sudah mengering sehingga api dengan cepat membesar dan merambat membakar lahan dan hutan di wilayah Desa Nyalindung," ujar relawan ProBumi Indonesa Asep Has, melansir Antara, Senin, 11 November 2019.

    Menurutnya, untuk memadamkan api yang membakar hutan dan lahan membutuhkan waktu cukup lama. Karena selain lokasinya cukup luas dan sulit ditembus kendaraan, pemadaman api juga dihadapkan pada cuaca panas dan asap tebal.

    Beberapa titik yang tidak bisa dijangkau dengan selang air mobil pemadam kebakaran dipadamkan dengan alat seadanya secara manual. Setelah hampir 12 jam, api dapat dikendalikan.

    "Musim kemarau panjang membuat lahan dan hutan menjadi kering ditambah angin cukup kencang sehingga rawan terjadi kebakaran. Kami imbau siapapun warga agar tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan," jelas dia.

    Sementara itu Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan selama sepekan terakhir sejumlah lahan dan hutan mengalami kebakaran. Seperti kawasan konservasi Gunung Salak, objek wisata alam Karangpara, hutan di Kecamatan Nyalindung dan beberapa titik lainnya.

    Mayoritas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dikarenakan faktor manusia, salah satunya membuang puntung rokok yang apinya masih menyala ke semak-semak atau rumput kering yang kemudian apinya membesar.

    "Kami selalu mengingatkan dan mengimbau kepada siapapun agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bisa berpotensi terjadinya kebakaran," kata dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id