Waspada Awan Panas Karangetang

    Antara - 27 Agustus 2019 15:21 WIB
    Waspada Awan Panas Karangetang
    Lava Gunung Karangetang yang mengarah ke laut depan Deaa Batubulan, Kabupaten Sitaro. Foto: Pos Pengamatan Gunung Karangetang.
    Sitaro: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga mewaspadai ancaman awan panas guguran Gunung Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Potensi guguran awan panas bisa terjadi bila material lava terus menumpuk dan volumenya membesar di ujung titik leleran. 

    "Kontur penumpukan titik leleran lava tidak berada pada bidang datar, tetapi menurun. Kami khawatir ketika terus terakumulasi bisa berpotensi terjadinya longsoran," ujar Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Berapi di Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG,) Devy Kamil Syahbana, di Manado, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Devy menerangkan pihaknya terus mengevaluasi dan memantau langsung kondisi teranyar Gunung Karangetang. Selain itu, pemantauan langsung juga dilakukan untuk mengetahui jarak luncuran dan volume lava. 

    Dia mengungkap jarak luncuran material guguran lava telah mencapai 2.000 meter dari kawah. Sebelumnya, jarak luncuran berkisar 1.750 meter dari kawah. 

    "Jarak luncuran ini semakin dekat dengan pemukiman masyarakat, kira kira 750 meter. Akan terus kita evaluasi untuk dilakukan langkah selanjutnya," imbuhnya.

    Sebanyak 17 kepala keluarga Kampung Winangun Lindongan II, Kecamatan Siau mengungsi pada Minggu, 25 Agustus 2019, pukul 17.00 WITA, pascaguguran batu lava panas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara. Pengungsi bertahan di Gereja Galilea di kampung Kinali, Kecamatan Siau Barat Utara.

    Penyintas berjumlah 17 kepala keluarga atau 50 jiwa tersebut terdiri dari 25 perempuan dan sisanya laki-laki, saat ini mereka telah mendapatkan dukungan bantuan berupa matras, beras dan triplek.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id