comscore

Viral, Pengendara Mobil Pribadi di Malang Gunakan Sirine dan Lampu Strobo

Daviq Umar Al Faruq - 17 Mei 2022 17:31 WIB
Viral, Pengendara Mobil Pribadi di Malang Gunakan Sirine dan Lampu Strobo
Konferensi pers di Polresta Malang Kota.
Malang: Sebuah mobil Honda Brio bernopol B-2509-FIZ viral di media sosial lantaran minta diprioritaskan di jalan. Mobil berwarna putih tersebut dituding bertindak arogan lantaran menyalakan rotator dan sirine di jalanan Kota Malang dan Kota Batu, Jawa Timur.

Peristiwa ini diunggah oleh akun bernama Muhammad Bahtiar di grup Facebook Komunitas Peduli Malang Raya, Kamis 17 Mei 2022. Dalam unggahannya, disebutkan pemilik mobil tersebut merupakan anak seorang bos.
"#Cucoklogi

Mazz mazzz eee pengemudi brio putiu rotator sirene yang gemparkan ngalam.....

Anak bozzzz

Jangan Arogan di Malang Bozzz.....

Ayok pak  dibina ????,
" tulis unggahan tersebut.

Sementara itu, Satlantas Polresta Malang Kota mengaku telah menilang pemilik mobil Brio tersebut. Sebab, rotator dan sirine digunakan itu pada kendaraan pribadi, bukan kendaraan yang memiliki hak prioritas tertentu.

"Hari ini kendaraan tersebut kebetulan sedang melintas di Jalan Wilis, kemudian didapati oleh petugas, Iptu Rizal. Kemudian, dihentikan dan yang bersangkutan bisa kita ajak ke Polres dengan sangat kooperatif," kata Kanit Regident Polresta Malang Kota, AKP Rahandy Gusti Pradana, Kamis 17 Mei 2022.

Baca: Viral! Hendak Kabur Usai Tabrak Lari, Pengemudi di Palembang Diamuk Massa

Rahandy menerangkan, polisi telah menilang pengendara mobil tersebut yakni bernama Hafiz. Ia dikenakan pasal 287 ayat 4 juncto 59 ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Saudara Hafiz juga akan memberikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang pada saat itu mungkin merasa terganggu atau tidak berkenan dengan yang dilakukan Hafiz," ujarnya.

Rahandy mengimbau, sesuai peraturan yang berlaku, penggunaan strobo dan sirine hanya diperuntukkan bagu kendaraan yang memiliki hak prioritas tertentu. Sehingga, tidak dibenarkan apabila kendaraan probadi atau kendaraan umum menggunakan strobo.

"Undang-Undang itu kan sudah lama, tapi tetap kita konstan kita laksanakan. Dikmas kita laksanakan, karena sudah berjalan cukup lama, kita berikan penindakan hukum," tegasnya.

"Bandel itu ke pribadi masing-masing, kami sudah memberikan imbauan, kita sudah memberikan dikmas, kalau masih membandel kita tindak sesuai Undang-Undang," tambahnya.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id