Massa Udara Basah Sebabkan Hujan Es di Bali

    Yogi Bayu Aji - 28 November 2020 03:41 WIB
    Massa Udara Basah Sebabkan Hujan Es di Bali
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua kali hujan es jatuh di Bali dalam beberapa hari terakhir. Fenomena itu diduga disebabkan adanya massa udara basah lapisan rendah yang terkonsentrasi di wilayah Bali.

    "Hal ini meningkatkan potensi terbentuknya awan cumulonimbus," kata BMKG seperti disitat dari situs resminya, Sabtu, 28 November 2020.

    BMKG menjelaskan awan cumulonimbus berpotensi menyebabkan hujan es, hujan lebat, angin kencang tiba-tiba, serta petir. Diseminasi informasi peringatan dini cuaca ekstrem dipastikan telah dikirimkan sebelum kejadian untuk wilayah-wilayah terkait.

    Baca: BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan

    Hujan es melanda Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, Kamis, 19 November 2020, sekitar pukul 12.30 WITA. Fenomena ini terekam video yang beredar di media sosial 

    Selang tiga hari, hujan es melanda Desa Tista, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng, Bali, Minggu, 22 November 2020, pukul 12.30 - 14.30 WITA. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kerusakan akibat kejadian ini.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id