Polda Sulut Bongkar Sindikat Pemalsu KTP, SIM dan STNK

    Mulyadi Pontororing - 19 Januari 2018 13:39 WIB
    Polda Sulut Bongkar Sindikat Pemalsu KTP, SIM dan STNK
    Barang bukti yang disita polisi dari para tersangka. Foto: Medcom.id/Mulyadi Pontororing
    Manado: Ditreskrimum Polda Sulawesi Utara membekuk tiga pelaku dari sindikat pemalsuan dokumen. Ketiga pelaku yang ditangkap yakni seorang perempuan berinisial IL, 27, warga Griya Tugu Mapanget Asri, Manado; RS, 28, warga Malendeng, Manado; dan, RA, 36, warga Airmadidi, Minahasa Utara.

    Ketua Tim 1 Resmob Manguni AKP Edy Suryanto menyebut ketiga pelaku memalsukan beberapa jenis dokumen. Di antaranya, KTP, SIM, hingga STNK.

    "Mereka ditangkap tadi malam, (Kamis, 18 Januari 2018), berdasarkan dari informasi masyarakat," kata Edy di Mapolda Sulut, Jumat, 19 Januari 2018.

    Ia mendapat informasi bahwa tersangka IL merupakan agen salah satu jasa transportasi berbasis daring yang bisa mengaktifkan kembali akun driver yang telah diblokir oleh perusahaan. Dia mematok tarif Rp850 ribu dengan tanda jadi Rp250 ribu.

    "Dari informasi ini, tim segera bergerak dan berhasil membekuk IL di wilayah Paniki," terang Edy.

    Dari IL, polisi menyita dokumen palsu berupa 70 lembar KTP, 74 lembar SIM A, 2 lembar SIM C, 14 lembar STNK, dan 2 lembar kartu BPJS.

    "IL mengaku mendapatkan KTP, SIM dan STNK tersebut dari tersangka RS," tambah Edy.

    Berangkat dari informasi itu, tim mengembangkan kasus dan meringkus RS di Kelurahan Malendeng, Manado. Menurut pengakuan RS, dirinya berperan sebagai penerima pesanan pembuatan KTP, SIM, dan STNK palsu dari tersangka IL.

    Sedangkan untuk pencetakan, RS harus mencetaknya kepada tersangka RA.

    "Tim kemudian menuju wilayah Airmadidi, Minahasa Utara, dan menangkap RA di tempat percetakan. RA mengakui dirinya berperan sebagai pencetak kartu identitas palsu sesuai dengan data yang dikirimkan IL," beber Edy.

    Dalam penangkapan itu petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua unit laptop, dua mesin cetak, satu plastik laminating, kertas HVS ukuran A4, kertas cetak KTP, dan lima telepon genggam berbagai merek.

    AKP Edy menambahkan ketiga pelaku sudah ditahan dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.


     

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id