'Harum' Kopi Toraja Kebanggaan Nusantara Rambah Dunia

    Medcom - 14 Oktober 2021 07:00 WIB
    Harum Kopi Toraja Kebanggaan Nusantara Rambah Dunia
    Ilustrasi medcom.id



    Jakarta: Kopi Toraja memiliki banyak penikmat karena memiliki cita rasa nan lezat dan unik. Bukan hanya di Indonesia, 'harum' kopi Toraja juga telah merambah ke mancanegara.

    Selain terkenal dengan kekayaan budaya, tanah Toraja juga menjadi penghasil kopi terbesar di Indonesia. Varietas typica adalah kopi Toraja merupakan kopi peninggalan leluhur.

     



    Varietas typica sendiri adalah jenis biji yang berasal dari tanaman asli milik Afrika. Varietas pertamanya dianggap menjadi bagian kekayaan kopi milik Toraja. Wilayah Toraja dinilai memiliki iklim yang sesuai sehingga jenis ini dapat tumbuh subur untuk ditanam di tanah Toraja.

    Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta menarik mengenai kopi Toraja:

    Sejarah awal kopi Toraja

    Cultura.id menjelaskan jika awal mula kopi Toraja dikenal ada pada abad ke-17. Perdagangan kopi menjadi tonggak utama dalam menyelamatkan perekonomian di Sulawesi Selatan, hingga menjadi daya tarik pedagang Luwu, Bone, Sidenreng dan Sawito.

    Daya tarik ini membawa perkebunan kopi Toraja semakin luas dan semakin terkenal. Hal ini membuat daya tarik yang tinggi sehingga terjadi perang monopoli pada pertengahan abad ke-18 antara pedagang Sidenreng dan Sawitto.

    Popularitas kopi Toraja

    Hingga saat ini, popularitas kopi Toraja tidak hanya dikenal di Indonesia, namun juga terus menembus ke mancanegara. Popularitas tidak hanya dari sejarah masa lalu melainkan cita rasanya yang unik serta jenis-jenis kopinya yang banyak dibandingkan dengan kopi lainnya.

    Sejumlah negara barat tertarik dengan kopi kebanggaan masyarakat Sulawesi ini. Seperti pelaku industri kopi dari San Francisco, Amerika Serikat (AS) yang membuka peluang peningkatan perdagangan ekspor, termasuk perdagangan langsung, untuk produk kopi dari Toraja ke AS.

    Karakteristiknya yang unik

    Perbedaan utama antara kopi Toraja dan biji kopi Indonesia lainnya adalah kopi ini tidak meninggalkan rasa asam di mulut, dari tegukan pertama hingga kopi habis.

    Selain itu, tekstur kopi terutama dari bijinya yang kecil dan mengkilap terdapat rasa dark chocolate, karamel, dan bright acidity seperti apel hijau, anggur, dan stroberi. (Nuansa Islami)

    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id