Penahbisan Uskup Ruteng Diminta Ditunda

    Media Indonesia.com - 19 Maret 2020 10:07 WIB
    Penahbisan Uskup Ruteng Diminta Ditunda
    Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, meminta agar penahbisan Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunda. Pemintaan itu untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19) dan alasan kemanusiaan.

    Melalui pesan singkat yang diterima Media Indonesia, Doni mengingatkan kini korban virus korona terus bertambah. Penyebanya bukan karena pasien positif korona yang telah dirawat, melainkan oleh orang sehat namun menjadi pembawa (carrier) covid-19.

    "Yang bersangkutan berpotensi sebagai penular kepada siapa saja yang berada di sekitarnya," kata Doni, melansir Media Indonesia, Kamis, 19 Maret 2020. 

    Baca: Ijtima Ulama Dunia di Gowa Batal Digelar

    Dia menekankan virus korona akan sangat berbahaya bila menular ke orang lanjut usia atau memiliki penyakit bawaan. Dia menekankan carrier korona berpotensi menjadi pembunuh.

    "Carrier itu bisa berpotensi menjadi pembunuh potensial, karena bisa menyebabkan kematian," jelas Doni.

    Penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng akan dihadiri ribuan umat Katolik di NTT. Kabiro Humas dan Protokol Setda NTT, Jalemu Ardu Marius, mengungkap penahbisan Uskup Ruteng diperkirakan dihadiri sekitar 7.000 orang.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id