Puncak Gerhana Tidak Teramati di Papua

    Medcom - 21 Juni 2020 08:46 WIB
    Puncak Gerhana Tidak Teramati di Papua
    Ilustrasi.
    Jayapura: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi fenomena gerhana matahari cincin (GMC) terjadi pada Minggu, 21 Juni 2020, teramati sampai Papua dan Papua Barat. Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua bakal mengalami puncak gerhana paling akhir, pukul 17.37 WIT, namun tidak bisa diamati.

    "Gerhana matahari cincin yang teramati dari beberapa wilayah di Papua, adalah gerhana matahari sebagian," ujar Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V, Petrus Demon Sili, Minggu, 21 Juni 2020. 

    Dia menerangkan, gerhana matahari yang terjadi dengan magnitudo gerhana rentang antara 0,397 di Agats, hingga 0,504 di Sorendiweri, Supiori, Papua. Dia melanjutkan, gerhana di beberapa wilayah di Papua dimulai pukul 16.36 WIT dan puncak gerhana terjadi pada 17.37 WIT.

    "Peristiwa puncak gerhana tidak akan teramati di Jayapura, Kepi, Sumohai, Tanah Merah, Merauke, Sentani, Oksibil, dan Waris," jelasnya.

    Baca: Gerhana Matahari Cincin di Sulsel Diprediksi Berlangsung 1,5 Jam

    Dia menjelaskan tidak teramatinya gerhana di sejumlah wilayah di Papua lantaran matahari telah terbenam lebih dulu. Pihaknya memperhitungkan, matahari terbenam di wilayah Jayapura pukul 17.38 WIT.

    "Rata-rata durasi gerhana yang teramati terhitung sejak kontak awal hingga matahari terbenam di semua kota di wilayah Provinsi Papua adalah 1 jam 09 menit," ungkapnya.

    Sementara itu, visibilitas gerhana matahari cincin di Papua Barat berupa gerhana matahari sebagian. Yakni dengan rentan 0,396 di Kaimana hingga 0,477 di Manokwari. 

    "Kontak awal terjadi pada jam 16.34 WIT di Kota Waisai diikuti paling terakhir kontak awalnya adalah Kaimana pada jam 16.40 WIT," paparnya.

    Dia menerangkan gerhana di Papua Barat dimulai pukul 16.34 WIT dan puncak gerhana terjadi pukul 17.36 WIT. Peristiwa kontak akhir tidak akan teramati di Papua Barat, karena matahari telah terbenam. 

    "Rata-rata durasi gerhana, yang terhitung sejak kontak awal hingga matahari terbenam di semua kota di Provinsi Papua Barat, adalah 1 jam 58 menit," tukasnya.




    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id