Klaster Indogrosir Tambah 10 Kasus Covid-19 di DIY

    Ahmad Mustaqim - 13 Mei 2020 17:58 WIB
    Klaster Indogrosir Tambah 10 Kasus Covid-19 di DIY
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
    Yogyakarta: Penyebaran virus korona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada klaster pusat perkulakan Indogrosir di Kabupaten Sleman, melonjak. Rabu, 13 Mei 2020, pasien positif covid-19 pada klaster tersebut bertambah 10 kasus.

    "Penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 pada 13 Mei 2020 sebanyak 10 kasus, sehingga jumlah kasus positif covid-19 di DIY adalah 181 kasus," kata juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, di Yogyakarta. 

    Berty membeberkan, 10 kasus tambahan dari klaster Indogrosir, empat dari Kabupaten Gunungkidul yakni perempuan 29 tahun, laki-laki tujuh tahun, Laki-laki 56 tahun, dan perempuan 27 tahun. Sedangkan sisanya dari Kabupaten Sleman. Antara lain, laki-laki 29 tahun, laki-laki 45 tahun, laki-laki 25 tahun, laki-laki 31 tahun, laki-laki 35 tahun dan satu laki-laki 54 tahun warga Kota Yogyakarta.

    Baca juga: Jepara Nol Pasien Positif Covid-19

    "Saya belum belum bisa menentukan generasi penyebaran virus karena belum ada indeks kasus. Menurut saya belum tentu kasus 79 (karyawan Indogrosir pertama terpapar covid-19) itu adalah indeks kasus, hanya kebetulan saja dia menunjukkan gejala sakit. Sampai saat ini belum bisa diketahui dia tertular dari siapa," ujarnya. 

    Selain itu, klaster jemaah tablig juga menambahkan satu kasus, yakni perempuan 19 tahun warga Bantul. Sementara, satu kasus terakhir yakni laki-laki 14 tahun warga Sleman yang kontak dengan pasien positif covid-19. 

    Berty juga menyampaikan, ada lima pasien positif covid-19 yang dinyatakan sembuh. Lima pasien itu yakni pasien kasus 51, laki-laki 57 tahun warga Sleman; kasus 107, perempuan 67 tahun warga Gunungkidul; kasus 113, laki-laki 33 tahun warga Gunungkidul; kasus 114, perempuan 23 tahun warga Gunungkidul; dan kasus 117 perempuan 37 tahun warga Gunungkidul.

    "Kemudian, laporan PDP meninggal dalam proses swab, laki-laki 51 tahun warga Gunungkidul. Dua PDP meninggal swab, perempuan 73 tahun dan laki-laki 82 tahun warga Sleman," jelasnya.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id