Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Bogor Meningkat

    Rizky Dewantara - 08 April 2021 22:02 WIB
    Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Bogor Meningkat
    ilustrasi Medcom.id



    Bogor: Pasien covid-19 di Kota Bogor terus berkurang, sementara jumlah pasien sembuh semakin banyak. Hal ini dinilai berdasarkan data rasio keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Bogor.

    "Berdasarkan data yang kami miliki, jumlah tempat tidur isolasi yang terisi hanya 30,7 persen. Angka ini jauh di bawah ambang batas BOR menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen," ujar Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, di Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 April 2021.






    Ia menjelaskan, dari total 809 tempat tidur isolasi di 21 rumah sakit rujukan di Kota Bogor, saat ini terisi 248 atau 30,7 persen. Sebelumnya BOR di Kota Bogor sempat menembus angka 88 persen pada Januari 2021.

    Baca: Pasar Ramadan di Yogoyakarta Diminta Terapkan Lantatur

    Dia melanjutkan, penurunan juga terjadi di Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor. Tercatat jumlah tempat tidur yang terisi hanya sembilan unit atau 14,1 persen dari total yang disiapkan 64 unit.  

    "Alhamdulillah tren BOR di rumah sakit turun karena kasus pasien terkonfirmasi positif juga turun, terutama kasus dengan gejala sedang dan berat. Di mana kasus kategori ini harus dirawat di rumah sakit," sebutnya.

    Retno menyatakan, selain BOR yang menurun, angka kesembuhan di Kota Bogor naik menjadi 91,9 persen, lebih tinggi ketimbang Jawa Barat dan Nasional. Kemudian angka kasus aktif di Kota Bogor juga turun menjadi 6,6 persen, lebih rendah dari Jawa Barat dan Nasional).

    Baca: Masyarakat Diminta Putar Arah Jika Nekat Mudik

    "Sedangkan angka kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor 1,6 persen, lebih rendah dari angka kematian Nasional," akunya.

    Dia menerangkan, menurunnya kasus positif dengan gejala sedang dan berat karena program vaksinasi. Pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

    "Meskipun tren kasus menurun dan sudah ada vaksinasi, bukan berarti kita sudah bebas pandemi. Sehingga kami imbau kepada masyarakat harus tetap waspada terhadap penularan covid-19 dan tetap patuhi protokol kesehatan 5M,” tambahnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id