Kebakaran, Pasar Weleri Kendal Jadi Abu

    Media Indonesia.com - 13 November 2020 10:42 WIB
    Kebakaran, Pasar Weleri Kendal Jadi Abu
    Petugas Damkar membereskan peralatan paska kebakaran pasar.
    Kendal: Pasar Weleri di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, hangus terbakar, pada Kamis malam, 12 November 2020, pukul 21.00 WIB. Api padam pada Jumat dini hari, 13 November 2020, setelah mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran.

    Melansir Mediaindonesia.com, api bisa padam setelah enam jam lebih. Hingga kini, petugas masih melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke bara api. 

    "Saya pasrah saja karena tidak ada barang dagangan yang busa diselamatkan, karena kios berada di lantai dua yang kondisinya paling parah," kata Marfuah, 50, pedagang plastik di Pasar Weleri, Jumat, 13 November 2020.

    Sementara itu, Sukardani, 40, pedagang sembako di kios lantai satu Pasar Weleri, mengaku nekat mengeluarkan sebagian dagangan dari dalam kios. Meskipun kala itu api tengah membakar atap. 

    "Saya nekat masuk kios angkat dagangan dan memindahkan ke mobil pick up saat bagian atas terbakar," ungkapnya.

    Baca: Pasar Wage Banyumas Kebakaran

    Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Namun pihaknya menduga api muncul pertama kali akibat korsleting listrik di lantai dua bagian timur.

    "Meskipun belum dihitung secara persis jumlah kios dan kerugian, namun ada 90 persen bangunan pasar terbakar," ujar Toni.

    Dia menerangkan, kebakaran pertama kali terlihat di lantai dua yang merupakan kios dan los barang plastik dan pakaian. Api cepat merambat, meskipun petugas terus berupaya melakukan pemadaman. 

    "Selain kesulitan menembus titik api, angin kencang dan barang mudah terbakar, ketersediaan air juga tidak ada di sekitar lokasi karena hidran rusak," imbuhnya.

    Kebakaran di Pasar Weleri menghanguskan ratusan kios di lantai satu dan lantai dua. Suasana mencekam masih terlihat di seputar Pasar Weleri.

    Ratusan pedagang hanya bisa meratapi nasib, menyaksikan kios dan barang dagangan ludes terbakar. Kini yang tersisa hanya abu dan puing-puing bangunan pasar yang gosong.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id