Makan Korban Jiwa, Pemkab Parigi Moutong Setop Sementara Aktivitas Tambang Emas Ilegal

    Antara - 25 Februari 2021 19:43 WIB
    Makan Korban Jiwa, Pemkab Parigi Moutong Setop Sementara Aktivitas Tambang Emas Ilegal
    Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, saat mengunjungi lokasi longsor di tambang ilegal tersebut pada Kamis 25/02.FOTO /ANTARA/ (Rangga Musabar)



    Parigi: Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menghentikan sementara aktivitas pertambangan di Desa Buranga, Kabupaten Parigi Moutong ,Sulawesi Tengah, pasca bencana longsor yang terjadi pada Rabu, 24 Februari 2021. Namun penghentian aktivitas tambang ilegal itu hanya sementara.

    "Hentikan dulu sementara, bukan berarti ditutup. Sambil kita mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat," kata Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai saat mengunjungi lokasi longsor di tambang ilegal, Kamis, 25 Februari 2021.






    Salah satu penambang, Irfan, mengaku pasrah jika pemerintah menutup tambang tersebut. Namun dia berharap tambang tersebut dapat dilegalkan oleh pemerintah.

    Baca: Polisi Usut Longsor di Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong

    "Kami pasrah saja, harapan kami masih dibuka dan bisa menambang," tuturnya.
     
    Dari kejadian itu, kata dia,  kurang lebih ada 23 korban. Sebanyak 16 di antaranya selamat, enam meninggal, dan seorang korban masih dalam pencarian.
     
    "Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) SAR, kegiatan pencarian korban berlangsung selama 7 hari. Namun, apabila dalam kegiatan ini seorang korban tersisa bisa terevakuasi, kegiatan SAR berakhir dengan sendirinya," ucap Kapolres Parigi Moutong AKBP Andi Batara Purwacaraka di Desa Buranga.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id