comscore

Sebanyak 394 Warga Kota Medan Bertahan di Rumah saat Banjir

Deny Irwanto - 09 April 2022 20:37 WIB
Sebanyak 394 Warga Kota Medan Bertahan di Rumah saat Banjir
Kondisi banjir di Kota Medan, Sumatra Utara, Jumat, 8 April 2022. Dokumentasi/ istimewa
Medan: Warga terdampak banjir di Kota Medan, Sumatra Utara, memilih bertahan di rumah saat banjir. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kondisi hari ini terpantau genangan di dua kelurahan menunjukkan penurunan.

"BPBD Kota Medan melaporkan dua wilayah di Kecamatan Medan Maimun terdampak banjir pada Jumat. Dua kelurahan itu yaitu Kelurahan Aur dan Sei Mati. Sebanyak 112 KK atau 394 warga di dua kelurahan tersebut terdampak banjir pada Jumat malam, sekitar pukul 21.00 WIB," kata Abdul dalam keterangan pers, Sabtu, 9 April 2022.
Baca: Dua Desa di Aceh Tenggara Banjir Akibat Sungai Meluap

Dia menjelaskan kerugian tercatat 105 unit rumah terdampak banjir dengan tinggi muka air 20 hingga 120 sentimeter, saat banjir berlangsung. Banjir terjadi setelah hujan deras di kawasan hulu sehingga debit air Sungai Deli meluap.

Ketika peristiwa ini terjadi, petugas BPBD melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada dan siaga. Pihaknya juga terus memonitor perkembangan cuaca dari BMKG sehingga antisipasi terhadap bahaya hidrometeorologi dapat dilakukan sejak dini.

Sejumlah peralatan telah disiagakan oleh petugas gabungan yang mendirikan pos komando di Gedung Dharma Wanita.

Angin Kencang Dharmasraya

Sementara fenomena angin kencang terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat, pada pukul 16.00 WIB, Jumat, 8 April 2022. Tercatat sejumlah ruko yang berlokasi di dua kecamatan mengalami kerusakan.

Wilayah terdampak angin kencang berada di Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, dan Nagari Siguntur di Kecamatan Sitiung. Sebanyak 30 KK terdampak pada dua wilayah tersebut. BPBD Kabupaten Dharmasraya melaporkan tidak ada warga yang mengalami luka-luka akibat kejadian ini.

Data kerugian material akibat peristiwa ini tercatat rumah warga terdampak 14 unit dan ruko 15 unit. BPBD setempat tidak merinci tingkat kerusakan akibat angin kencang tersebut.

Pascakejadian petugas BPBD bersama warga setempat membantu untuk memperbaiki maupun membersihkan puing bangunan rumah. Di samping itu, petugas gabungan melakukan pembersihan pohon-pohon tumbang.  

Peringatan dini BMKG mengidentifikasi wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat masih berpotensi terjadinya hujan yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Wilayah Kecamatan Medan Maimun di Provinsi Sumatra Utara, masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada hari ini dan esok hari.

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id