comscore

Penjual Kopi jadi Saksi Kasus Berita Bohong Bahar Smith

P Aditya Prakasa - 17 Mei 2022 14:37 WIB
Penjual Kopi jadi Saksi Kasus Berita Bohong Bahar Smith
Sejumlah saksi menjalani pemeriksaan kasus dugaan penyebarang berita bohong oleh Bahar bin Smith di Pengadilan Negeri Bandung
Bandung: Sejumlah saksi dihadirkan dalam persidangan kasus dugaan penyebaran berita bohong oleh Bahar bin Smith di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dua orang saksi dimintai keterangan soal isi ceramah terdakwa pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Saksi yang dihadirkan kali ini merupakan warga setempat di Margaasih, Kabupaten Bandung. Saksi bernama Agus dan Dedi ditanyai soal situasi sebelum dan sesudah acara tersebut. Keduanya sama-sama menjawab tidak fokus mendengarkan isi ceramah Bahar bin Smith.
"Lokasi saya dengan panggung ceramah Habib sekitar 70 meter jadi enggak mendengarkan dengan jelas apa isi ceramahnya," kata saksi Dedi, dalam sidang, Selasa, 17 Mei 2022.

"Kalau saya jaraknya 100 meter dari panggung," timpal saksi Agus. 

Saksi Dedi menggambarkan suasana yang begitu ramai di lokasi ceramah tersebut. Dia mengatakan, ribuan orang memadati area panggung sehingga jarak pandang dan pendengaran pun minim, meski menggunakan pengeras suara. Dedi sebagai penjual kopi pun mengaku sibuk melayani pembeli.

Baca juga: PN Bandung Tolak Eksepsi Bahar Bin Smith

"Saya kurang fokus, soalnya banyak orang menonton tablig akbar. Ya kadang-kadang nonton, tetapi saya sibuk jaga dan jualan kopi," kata saksi Dedi.

Dedi juga mengaku tak mendengar ada ucapan yang menyinggung soal Rizieq Shihab di penjara dikarenakan merayakan Maulid Nabi atau soal pembantaian enam laskar FPI, seperti yang didakwakan kepada Bahar. 

"Yang saya dengar, sebagian harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kemudian, yang lain harus mencontoh istri Rasulullah dan para Habib," kata saksi Dedi. 

Selain itu, saksi Agus mengatakan tidak ada keonaran atau kekacauan setelah Bahar bin Smith menyelesaikan ceramahnya. Menurutnya acara berjalan kondusif dan para warga meninggalkan lokasi dengan tertib.

"Waktu pembeli membeli kopi itu beringas atau happy-happy saja?," tanya salah seorang kuasa hukum Bahar.

"Happy saja," jawab Agus. 

"Enggak ada keonaran?" tanya kuasa hukum lagi.

"Enggak ada," terang Agus. 

"Jadi aman-aman saja ya"" tanyanya lagi.

"Iya," jawabnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id