Bupati Malang Larang Penerbitan Baru Izin Pasar Modern

    Daviq Umar Al Faruq - 27 Desember 2019 17:37 WIB
    Bupati Malang Larang Penerbitan Baru Izin Pasar Modern
    Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program/Kegiatan Tahun 2019 dan Rencana Program/Kegiatan Tahun 2020 di Hotel Mirabel Kota Kepanjen, Jumat 27 Desember 2019.
    Malang: Bupati Malang M Sanusi melarang penerbitan izin baru terhadap pasar modern. Pelarangan itu untuk mendukung kemajuan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) 

    Sanusi juga meminta 110 desa yang memiliki Bumdes untuk segera dibentuk. "Untuk mendukung penuh kemajuan BUMDes, saya perintahkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk tidak mengeluarkan izin baru kepada Pasar Modern di program tahun 2020 mendatang," katanya usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program/Kegiatan Tahun 2019 dan Rencana Program/Kegiatan Tahun 2020, di Hotel Mirabel Kota Kepanjen, Jumat 27 Desember 2019.

    Sanusi mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat ini ingin lebih mengembangkan Pasar Rakyat. Sedangkan, Pasar Modern yang sudah ada akan diinstruksikan untuk menerima produksi UMKM dan produk lokal Kabupaten Malang.

    "Seperti beras dan jagung, serta kebutuhan sayur dan buah-buahan yang kesemuanya hasil dari pertanian Kabupaten Malang," bebernya.

    Sanusi pun menegaskan bila Pasar Modern tidak mematuhi kebijakan tersebut, maka izinnya bakal dicabut. Artinya, bila izin Pasar Modern tersebut sudah habis, maka tidak bisa dilakukan perpanjangan. 

    "Untuk pengajuan izin baru Pasar Modern, kita hentikan 100 persen, atau total, mulai Januari tahun 2020. Yang boleh mengajukan adalah Pasar Rakyat," tegasnya.

    Upaya itu dilakukan karena Pemkab Malang ingin BUMDes menjadi lebih maju. Sehingha pengajuan Pasar Modern yang sudah terlalu banyak dihentikan untuk sementara waktu.

    "Pemkab prioritaskan investasi dalam bentuk lainnya yang lebih banyak. Kalau investor lain seperti pembangunan pabrik-pabrik, silahkan masuk di Kabupaten Malang,” pungkasnya.

    Disisi lain, Sanusi menjelaskan bahwa Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program/Kegiatan Tahun 2019 dan Rencana Program/Kegiatan Tahun 2020 ini merupakan sebuah agenda penting untuk mendorong pembangunan kawasan pedesaan Kabupaten Malang. Hal itu agar desa se-Kabupaten Malang dapat semakin berkembang pesat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. 





    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id