Bandung Dinilai Tak Perlu Angkat Sekda Baru

    Roni Kurniawan - 18 Oktober 2019 14:31 WIB
    Bandung Dinilai Tak Perlu Angkat Sekda Baru
    Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Foto: ANT/Raisan Al Farisi
    Bandung: Wali Kota Bandung Oded M Danial dinilai tak perlu mengangkat dan melantik Benny Bachtiar sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, meski kalah dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung atas jabatan Sekda Kota Bandung.

    Dalam putusannya, majelis hakim meminta Wali Kota Bandung Oded M Danial mencabut surat keputusan (SK) Nomor 821.2/Kep-BKPP tanggal 21 Maret 2018 terkait pengangkatan Ema Sumarna sebagai Sekda Kota Bandung.

    Ketua Program Studi Ilmu Politik Pascasarjana FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi, menilai putusan majelis hakim di PTUN tidak bersifat mutlak. Hal itu bisa diacuhkan oleh Oded sebagai penguasa Kota Bandung.

    "(Putusan) PTUN itu tidak dalam posisi yang mengikat untuk dilakukan," ujar Muradi di Balai Kota Bandung, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Ia mengatakan Oded dihadapkan pada empat opsi dalam menghadapi putusan PTUN tersebut. Pertama, mencabut SK dan mengangkat sekda baru. Kedua, melakukan pembiaran atau mengabaikan putusan PTUN.

    "Ketiga, mencabut SK kemudian membuat SK baru untuk pengangkatan Ema. Keempat, Oded benar-benar mengangkat sekda baru," sambungnya.

    Namun dengan kondisi saat ini, Muradi memandang tidak mungkin mengangkat Benny sebagai sekda. Oded butuh kenyamanan dalam memutarkan roda Pemerintah Kota Bandung.

    "Kalau dipaksakan (mengangkat Benny jadi sekda) ini akan jadi masalah ke depan. Kenapa? Karena soal kenyamanan ini jadi satu hal yang penting," beber Muradi.

    Pengangkatan sekda merupakan kewenangan penuh Wali Kota Bandung. Ema dilantik sebagai Sekda Kota Bandung pada April 2019, setelah Oded dilantik sebagai Wali Kota Bandung pada September 2018. 

    "Jadi, keputusan PTUN dijalankan, yaitu SK dicabut, tapi bikin surat baru untuk mengangkat orang yang sama (Ema). Saya kira enggak ada masalah," ucap Muradi.

    Sementara itu, mengangkat Benny atau orang baru lainnya menjadi Sekda dianggap menimbulkan polemik baru. Oded dinilai belum tentu nyaman bekerja dengan orang baru yang mengisi jabatan Sekda Kota Bandung.

    "Saya kira langkah dari Pemkot Bandung untuk melakukan banding itu tepat. Karena banyak fakta yang tidak terungkap dalam fakta pengadilan sebelumnya," tandas Muradi. 




    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id