BEM UI Yakin ada Penyusup saat Aksi

    Octavianus Dwi Sutrisno - 25 September 2019 17:30 WIB
    BEM UI Yakin ada Penyusup saat Aksi
    Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra. Foto: Medcom.id/Octa



    Depok: Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra menyayangkan ricuh yang terjadi di depan Kompleks Parlemen saat demo Selasa, 24 September 2019. Dia yakin aksi tersebut ditunggangi pihak bertanggung jawab untuk membuat aksi mahasiswa dipertanyakan.

    "Kami sangat menyayangkan ada chaos, dan kami yakin ada oknum. Jangan sampai kejadian ini mendeligitimasi gerakan mahasiswa," ucap Manik di Depok, Jawa Barat, Rabu, 25 September 2019. 

     



    Manik menegaskan aksi yang diikuti berbagai universitas yang awalnya berjalan damai tidak ditunggangi atau menunggangi kepentingan praktis. Namun, Manik yakin ada oknum yang sengaja membuat rusuh.

    "Banyak oknum, sehingga membuat chaos," imbuhnya.

    Dia menyayangkan tindakan represif yang dilakukan aparat. Manik menyebut mahasiswa yang ikut aksi tapi tak gaduh ikut ditangkap. 

    "Nanti kita akan koordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) soal ini," jelasnya.

    Kronologi versi mahasiswa

    Manik menuturkan kronologis insiden bentrok di depan gedung Parlemen itu. Saat itu pedemo menunggu kemunculan perwakilan DPR, namun tiba-tiba ada seruan menggoyangkan pintu. 

    Pantauan Manik, petugas yang bersiaga langsung menahan dan mencoba mendorong mundur pedemo. Kemudian aksi bakar-bakar barang terjadi.

    "Kami tidak mengetahui (pembakar), siapa itu (oknum). Setelah petugas mengeluarkan water canon, tidak berapa lama ditembakkanlah gas air mata," terangnya.

    Massa mahasiswa terpecah dan diamankan koordinator mahasiswa masing-masing universitas setelah kejadian tersebut. Dia mengaku tidak tahu siapa saja yang berada di dalam kerumunan saat itu. 

    "Kami berharap ke depan koalisi lebih berkoordinasi dan komunikatif dengan mahasiswa untuk saling jaga satu sama lain," tandasnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id