Divonis 20 Tahun Penjara, Bos ABU Tours Berencana Banding

    Muhammad Syawaluddin - 28 Januari 2019 22:10 WIB
    Divonis 20 Tahun Penjara, Bos ABU Tours Berencana Banding
    Bos Abu Tours and Travel, Hamzah Mamba saat sidang putusan di Pengadaan Negeri Makassar, Jalan RA. Kartini, Senin, 28 Januari 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
    Makassar: CEO PT Amanah Bersama Ummat (ABU Tours & Travel), Hamzah Mamba bakal mengajukan banding atas vonis 20 tahun penjara dan denda Rp500 juta oleh majelis hakim pada sidang putusan kasus penggelapan dan pencucian uang jamaah umrah di Pengadilan Negeri Makassar, 28 Januari 2019.

    "Saya sudah sarankan Hamzah Mamba untuk banding," katanya, saat ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Senin 28 Januari 2019.

    Dalam putusan tersebut majelis hakim menyatakan bahwa Hamzah Mamba telah terbukti melanggar pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan. 

    Kemudian pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP. 

    Baca: Bos Abu Tour Divonis 20 Tahun Penjara

    Hendro tetap bersikeras bahwa kasus yang menjerat Bos ABU Tours and Travel tersebut bukanlah persoalan pidana tapi persoalan perdata. Kesalahan Hamzah adalah persoalan manajemen keuangan. 

    "Saya yakin ini persoalan perdata. Tapi, di framing seperti first travel. Kasus ini beda banget dengan First Travel," jelasnya. 

    Putusan itu berdasarkan keterangan 34 saksi fakta dan tiga saksi ahli serta 420 barang bukti tindak pidana yang dilakukan Hamzah Mamba. Putusan itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Perbedaannya ada pada denda yang diberikan majelis hakim.

    Hendro yang mendampingi Hamzah Mamba juga mengatakan bahwa salah satu penyebab kerumitan persoalan ABU Tours and Travel hari ini karena tidak ada tanggung jawab dari instansi terkait atau lembaga pengawas.

    "Kita lihat nanti yah. Dalam waktu dekat lah kita ajukan (banding)," jelasnya. 





    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id