Siswi Korban Perundungan di Purworejo Masih Trauma

    Mustholih - 19 Februari 2020 16:36 WIB
    Siswi Korban Perundungan di Purworejo Masih Trauma
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Semarang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah menyebut kondisi psikologis korban perundungan di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, belum stabil. Siswi berinisial CA, 16, mengalami trauma. 

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri, mengatakan, CA saat ini masih diistirahatkan di suatu tempat untuk kemudian dilakukan asesmen terhadap kondisi psikologisnya.

    "Saya tidak (mau) menyebutkan tempatnya di mana. Agar tidak terlalu banyak dikunjungi dan ditanya," ungkap Jumeri, Rabu, 19 Februari 2020.

    Jumeri memastikan CA mendapatkan penanganan dan pendampingan penuh dari Pemprov Jateng. Hanya saja, siswi kelas VIII itu belum bisa diajak berkomunikasi.

    "Kemarin ditanya dia enggak mau jawab. Jadi ini ditenangkan dulu supaya nanti mau diajak ngobrol lagi," jelasnya.

    Terkait pemindahan sekolah untuk CA, kata Jumeri, pihaknya belum mengambil langkah lebih lanjut. Termasuk penunjukan sekolah.

    "Kita akan kaji berbagai kemungkinan yang paling menguntungkan bagi anak itu," kata dia.

    Di sisi lain, terhadap ketiga pelaku perundungan, pihaknya juga tengah merumuskan tindakan apa yang akan diambil. Ia berdalih, ketiga rekan CA juga merupakan korban.

    "Pelaku ini (ada yang) korban orangtuanya, yang satu korban temannya. Jadi sebenarnya mereka juga dalam kondisi psikologi yang tidak prima. Urusan hukum ada di kepolisian. Tapi kami memastikan anak-anak itu dalam kondisi baik," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id