PDP Virus Korona di Bantul Meninggal

    Ahmad Mustaqim - 19 Maret 2020 22:21 WIB
    PDP Virus Korona di Bantul Meninggal
    ilustrasi Medcom.id
    Yogyakarta: Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus korna covid-19 meninggal dalam proses perawatan. Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan PDP tersebut meninggal pada Rabu, 18 Maret 2020.

    "PDP (yang meninggal) dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul," kata Berty saat dikonfirmasi, Kamis, 19 Maret 2020.

    Berty mengungkapkan laporan resmi terkait hal tersebut belum disampaikan ke jajaran gugus tungan penanganan covid-19 Pemerintah DIY. Di sisi lain, belum ada hasil pemeriksaan sampel cairan pasien.

    Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19, Kabupaten Bantul, Tri Wahyu Joko Santosa menjelaskan PDP tersebut baru datang setelah lebih dulu menjalani perawatan di Bekasi, Jawa Barat. Ia menyebutkan usia pasien tersebut 70 tahun.

    "Karena anaknya di Bantul, jadi (pindah perawatan) di Bantul. Saat awal datang mengalami sesak nafas," jelas Tri.

    Tri juga belum mengetahui apakah pasien tersebut positif atau negatif covid-19. Ia mengatakan belum ada hasil pemeriksaan.

    Saat itu menurut TRi ada 7 PDP di Bantul, yakni 5 di RSUD Panembahan Senopati dan sisanya di PKU MUhammadiyah Bantul. Adapun orang dalam pemantauan (ODP) dengan tinggal di rumah, ada 41 orang.

    Di tingkat DIY, total telah ada empat pasien positif terjangkit virus korona. Dua pasien lama yakni balita berusia tiga tahun delapan bulan dan guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisial ID, 58 tahun. Adapun ada 18 pasien yang saat ini masih dalam proses menunggu hasil uji lab.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id