Kaltara Ajukan Pembangunan Gudang Beku Produk Perikanan

    Antara - 06 Agustus 2020 01:25 WIB
    Kaltara Ajukan Pembangunan Gudang Beku Produk Perikanan
    Ilustrasi kapal nelayan. Medcom.id/Syahmaidar
    Tarakan: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana mengusulkan pembangunan gudang beku ke pemerintah pusat sebagai tempat penyimpanan hasil perikanan. Gudang beku tersebut diwacanakan dikelola dengan sistem resi gudang (RSG).

    "Kita pada 2020 mengusulkan pembangunan satu unit gudang beku dengan SRG ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, di Tanjung Selor, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Usulan sedang disusun agar dapat segera untuk diajukan melalui KKP. Gudang nanti dikelola bersama dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

    "Kalau melalui APBN tidak dapat, kita upayakan  bisa dibiayai melalui APBD, atau bisa juga sharing,” kata Irianto.

    Pembangunan gudang beku itu untuk mengoptimalkan SRG bagi para pelaku usaha perikanan. Apalagi, potensi perikanan di Kaltara sangat besar.

    “Dengan adanya SRG ini bisa menekan kerugian yang lebih banyak, sehingga pelaku usaha dapat menjualnya kembali saat harga sudah kembali membaik,“ katanya.

    Pembangunan gudang beku untuk SRG yang diusulkan, rencananya akan dibangun di Kota Tarakan, tepatnya di areal Pelabuhan Tengkayu II (Pelabuhan Perikanan) berkapasitas  kapasitas 200 ton. Yakni 100 ton untuk ikan dan 100 ton untuk udang.

    “Rencananya nanti kita akan bekerjasama dengan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), BUMD nanti yang akan mengolahnya, kalau anggaran belum diketahui karena masih dalam penyusunan usulan SRG.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id