Khofifah Sempat Bahagia saat Pandemi Covid-19

    Medcom - 25 Juni 2020 11:51 WIB
    Khofifah Sempat Bahagia saat Pandemi Covid-19
    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Medcom.id/Amal)
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengaku sempat bahagia saat pandemi covid-19. Hal itu lantaran angka penyebaran virus korona pada Selasa, 9 Juni 2020, angka penyebaran sempat di bawah 1 persen. 

    "Ketika 9 Juni rate transmition di Jatim 0,86 pesen," ujar Khofifah, di Surabaya, Jatim, Kamis, 25 Juni 2020. 

    Dia mengungkap, rate transmition di Surabaya Raya sempat menyentuh di bawah 1 persen selama enam hari. Di, Sidoarjo angkanya di bawah 1 persen dalam delapan hari.

    "Tapi kemudian ada penambahan kembali pada 24 Juni menjadi 1,08 pesen," ungkapnya.

    Baca: Jokowi Perintahkan Khofifah Tekan Pertumbuhan Covid-19 dalam 2 Pekan

    Khofifah mengaku sempat merasa bisa melakukan tahapan new normal, bila keadaan penyebaran virus korona tetap di bawah 1 persen. Namun, ujar dia, imbauan untuk warga melakukan silaturahmi virtual saat Idulfitri sulit diterapkan.

    "Tidak mudah mengajak masyarakat halal bi halal secara digital. Dianggap kurang afdal," jelasnya.

    Dia menerangkan temuan di lapangan yakni tempat ibadah yang aktif  81,7 persen. Kemudian tidak menggunakan masker 70,6 persen dan tidak menerapkan menjaga jarak 64,6 persen. Selain itu, di pasar tradisional pun banyak ditemukan tidak menggunakan masker dan pelindung wajah.
     
    "Posisi ini memunculkan potensi baru," ujar Khofifah.

    Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo memerintahkan Khofifah untuk menekan laju pertumbuhan covid-19 dalam dua pekan. Sebab, dalam tiga minggu terakhir, pertumbuhan kasus baru per hari di Jawa Timur selalu melebihi 150 orang.
     
    "Kemarin angka penambahan 183 orang. Ini terbanyak di Indonesia, hati-hati ini," kata Jokowi di Jawa Timur, Kamis, 25 Juni 2020.
     
    Namun, Jokowi tetap optimistis ledakan kasus ini bisa dilewati. Ini disebabkan jumlah pasien sembuh covid-19 di Jawa Timur melebihi 31 persen. Jokowi juga meminta seluruh komponen mulai dari Pemprov Jawa Timur, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Pemda kabupaten dan kota, serta masyarakat bersatu melawan covid-19.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id