Tujuh Nelayan Banten Diduga Terbawa Arus ke Pesisir Sumatra

    Antara - 24 Juni 2020 13:04 WIB
    Tujuh Nelayan Banten Diduga Terbawa Arus ke Pesisir Sumatra
    ilustrasi Medcom.id
    Pandeglang: Tujuh nelayan Teluk Labuan Pandeglang, Banten, dilaporkan hilang di Selat Sunda sejak enam hari lalu. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menduga ketujuh nelayan tersebut terbawa arus hingga ke pesisir Sumatra bagian barat.

    "Berdasarkan arus gelombang saat terjadi kecelakaan KM Puspita Jaya yang ditumpangi 16 nelayan itu, arus gelombang mengarah ke pesisir Sumatra bagian barat," kata Kasubsi Operasional Basarnas Banten, Heru, di Pandeglang, Rabu, 24 Juni 2020.

    Baca: Peninggalan Majapahit Ditemukan di Sumur Tua di Kediri

    Tim evakuasi Basarnas Banten sudah kembali melakukan penyisiran sekitar perairan Selat Sunda meliputi Pulau Panaitan, Pulau Rakata, Pulau Belimbing, Pulau Awan-awan, dan Ujung Kulon.

    Tim evakuasi gabungan yang melibatkan Basarnas Banten, Jakarta, Lampung, TNI AL, KSOP Banten dan Polairud Banten juga dikerahkan untuk menemukan tujuh nelayan tersebut. Pencarian ketujuh nelayan difokuskan di sekitar perairan Selat Sunda berdasarkan laporan nelayan yang selamat.

    Namun diprakirakan ketujuh nelayan tersebut terbawa arus gelombang ke pesisir Sumatra bagian barat. "Kami berharap tim evakuasi bisa mengoptimalkan di sekitar pesisir Sumatra bagian barat," jelasnya.

    Menurut dia pencarian nelayan Teluk Labuan Pandeglang yang hilang, selain melibatkan perahu RIB 02 juga melibatkan Kapal Wisnu dari Basarnas Jakarta.

    Ketujuh nelayan yang hilang diketahui bernama Jamal,25, Sancan,35, Rasmin,30, Kasirah,60, Suri,50, Boler,30, dan Joni,30.

    "Keberadaan kapal tersebut mampu menghadapi gelombang tinggi hingga enam sampai tujuh meter," jelas Heru.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id