Lebih Dari Lima Kepala Desa di Malang Ditangkap Dalam Setahun

    Daviq Umar Al Faruq - 30 November 2019 16:34 WIB
    Lebih Dari Lima Kepala Desa di Malang Ditangkap Dalam Setahun
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Malang: Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengatakan selama setahun terakhir, pihaknya telah menangkap lebih dari lima kepala desa yang menyalahgunakan keuangan desa. Mereka ditangkap atas dugaan penyelewengan.

    "Di atas lima tahun ini," kata Yade saat dikonfirmasi, Sabru, 30 November 2019.

    Yade menjelaskan Polres Malang sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terkait pencegahan, pengelolaan, dan penanganan dana desa pada periode 2017-2018 lalu.

    Dalam kerjasama tersebut, pencegahan lebih mengedepankan kinerja APIP (Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) yang diemban oleh Inspektorat Kabupaten Malang.

    "Tetapi kalau masih ada yang bandel beberapa sudah kita proses. Ada beberapa yang sudah kita proses kepala desa karena tidak mengindahkan teman-teman dari inspektorat sebagai APIP ini," jelas Yade.

    Beberapa kepala desa yang ditangkap antara lain, Kepala Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Paimin Purwanto. Paimin ditangkap karena menjadi tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) tahun 2017 senilai lebih dari Rp 429 juta.

    Lalu Kepala Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Riduan. Dia ditangkap karena menjadi tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) tahun 2015-2016 dengan kerugian negara ditaksir lebih dari Rp416,5 juta.

    Disisi lain Yade menegaskan bahwa tidak ada desa fiktif di Kabupaten Malang. "Sudah ada kontrol dari polisi juga mulai dari tahap perencanaan. Jadi tidak ada desa fiktif di Kabupaten Malang," pungkas Yade.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id