comscore

Satu Tahun Benyamin-Pilar, Warga Tangsel Puas dengan Penanganan Covid-19 dan Program Kerja Pemkot

Rosa Anggreati - 27 April 2022 15:03 WIB
Satu Tahun Benyamin-Pilar, Warga Tangsel Puas dengan Penanganan Covid-19 dan Program Kerja Pemkot
Hasil survei MSI menunjukkan satu tahun memimpin wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan berhasil menuai apresiasi dari warganya (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Tangerang Selatan: Satu tahun memimpin wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menuai apresiasi dari warganya.

Hal itu tampak dari hasil survei yang dilakukan oleh Media Survei Indonesia (MSI) bertajuk "Evaluasi 1 Tahun Kebijakan Ben-Pilar." Masyarakat disebutkan merespons positif penanganan pandemi covid-19 dan 15 program kerja Pemkot Tangsel.
MSI melakukan survei pada 31 Maret-6 April 2022, dengan metode survei wawancara tatap muka dan kuesioner. Total yang diwawancarai sebanyak 600 responden tersebar di tujuh kecamatan. 

MSI menggunakan metode multistage random sampling (sampel acak bertingkat), dengan margin of error diperkirakan +-4,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. MSI merupakan lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). 

Direktur MSI Asep Rohmatullah menyebutkan penanganan covid-19 di Tangsel dinilai paling tinggi oleh warga.

"Publik puas dengan kinerja Pemkot di bawah Ben-Pilar dalam penanganan covid-19, angkanya 79,9 persen atau tertinggi di antara program lain. Hal itu karena selama satu bulan terakhir, jumlah kasus positif semakin berkurang. Warga juga menganggap upaya dan strategi Pemkot Tangsel cenderung berhasil. Terlebih, menurut 73,3 persen warga, Pemkot memberikan perhatian besar terhadap masalah pandemi," kata Asep.

Masih berdasarkan survei MSI, warga mengaku puas terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota  dalam menangani 15 program atau masalah yang lain, yakni penyediaan sarana/prasarana kesehatan (68,3 persen), mengatasi kriminalitas dan rasa aman (68,2 persen), mempermudah pelayanan kantor Pemda (64,8 persen), tata kelola pemerintahan (63,2 persen), penyediaan sarana/prasarana pendidikan (62,7 persen), bangun/perbaiki infrastruktur yang rusak (61,8 persen), transportasi publik yang terkoneksi (61 persen), mengatasi masalah banjir (60,6 persen), menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari (59,5 persen), mengatasi masalah sampah (58,7 persen), pemberdayaan UMKM (58,5 persen), penegakan hukum (57,8 persen), memangkas biaya perizinan dan mengatasi masalah narkoba (57,2 persen), serta menangani masalah kekerasan perempuan dan  anak (55,7 persen).

Satu Tahun Benyamin-Pilar, Warga Tangsel Puas dengan Penanganan Covid-19 dan Program Kerja Pemkot
Direktur Media Survei Indonesia (MSI) Asep Rohmatullah dan peneliti MSI Ari Wibawa (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

"Ini mungkin kado yang cukup manis dari warga Tangsel untuk Ben-Pilar yang baru bekerja selama setahun di tengah pandemi. Warga puas, berarti apa yang dilakukan sudah on the right track. Capaian ini mestinya bisa ditingkatkan lagi. Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan segera, yaitu kemacetan dan lapangan pekerjaan. Wali Kota dan jajaran harus mencari solusi terbaik untuk kedua masalah tersebut,” kata mantan peneliti senior LSI-Denny JA itu.
 
Secara keseluruhan, kata Asep, tingkat kepuasan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam menangani beragam masalah di Tangsel di atas 60 persen.

"Angka yang puas terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebanyak 61,23 persen, yang menganggap keduanya berhasil 60 persen, dan warga yang menilai mereka mampu menyelesaikan masalah sekitar 65,6 persen,” ujar alumni UIN Jakarta ini.

Tak hanya persoalan penanganan covid-19 dan kinerja program, peneliti MSI Ari Wibawa menyampaikan penilaian warga termasuk soal kondisi ekonomi, politik, keamanan, dan penegakan hukum di Tangsel.

"Keamanan, politik dan penegakan hukum dinilai baik atau sangat baik, angkanya di atas 50 persen. Hanya saja, kondisi ekonomi diberi nilai <50persen. Itu tandanya, sektor ekonomi harus menjadi prioritas pembenahan ke depan," kata Ari.

Saat ditanya apakah saat ini Tangsel lebih maju atau justru tertinggal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Ari menjawab sebagian besar atau sekitar 59 persen mengatakan lebih maju. Begitu pun ketika warga diminta membandingkan Tangsel dengan daerah lain, responsnya baik.

"Bahkan, berdasarkan temuan data kita sebanyak 62,5 persen warga Tangsel menyatakan daerahnya lebih maju dibandingkan kabupaten/kota lain yang ada di Banten, sekitar 54 persen lebih maju ketimbang daerah lain di Indonesia. Ada semacam kebanggaan warga Tangsel jika dikelola dengan baik akan berdampak positif pada masa mendatang,” kata Ari.

(ROS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id