comscore

Diduga Depresi, Anak di Malang Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas

Daviq Umar Al Faruq - 05 Januari 2022 13:59 WIB
Diduga Depresi, Anak di Malang Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas
Jenazah Suradi di Kamar Mayat RSSA Malang untuk dilakukan visum/istimewa.
Malang: Warga Dusun Krajan, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Budi Cahyono, 37, tega membacok ayahnya, Suradi, 65, hingga tewas. Budi diduga membunuh ayah kandungnya sendiri lantaran pengaruh depresi.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu, 5 Januari 2021. Budi diketahui menggunakan celurit tumpul untuk menghabisi nyawa Suradi di dapur rumahnya.
Perangkat Desa Jambangan, Sabar Santoso, mengatakan, Budi mengalami depresi sejak 10 tahun lalu. Meski mengalami depresi, Budi masih bisa diajak berkomunikasi. 

"Kalau depresinya sudah lama. Kurang lebihnya 10 tahun. Tapi dia sering menyendiri. Namun 10 hari terakhir ini, dia marah-marah karena rumahnya dibongkar," katanya saat ditemui di Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu, 5 Januari 2021.

Baca: Fasilitas Ponpes As-Sunah di NTB dirusak, Polisi Periksa 17 Saksi

Sabar menuturkan, selain menewaskan ayah kandungnya, Budi juga dilaporkan sempat membacok kakaknya dengan celurit. Akibatnya, sang kakak mengalami luka sabetan di tubuh.

"Kakaknya perempuan itu berusaha mau menolong, malah kena sabetan celuritnya. Kena di pelipis sama di tangan," terangnya. 

Sebelumnya, Budi tinggal bersama istrinya. Namun, karena mengidap depresi, istrinya meminta cerai, sehingga Budi kembali tinggal bersama orang tuanya. 

Saat ini, Budi telah ditangkap polisi. Sedangkan, jenazah Suradi masih berada di Kamar Mayat RSSA Malang untuk dilakukan visum.

"Sudah diamankan tadi di Polsek Dampit," kata kakak kandung Budi, Sugianto, 60.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id