comscore

Ini Upaya Pemkab Lamongan Atasi Banjir dan Kekeringan

Antara - 24 Februari 2022 12:49 WIB
Ini Upaya Pemkab Lamongan Atasi Banjir dan Kekeringan
ilustrasi/Medcom.id
Lamongan: Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melakukan percepatan penanganan banjir dengan melakukan inspeksi penataan konstruksi bangunan Dam Margoanyar, Kecamatan Glagah. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan penataan konstruksi diharapkan memperlancar arus pembuangan air ke Kali Corong dan berakhir ke laut.

"Tak hanya melakukan penataan konstruksi bangunan Dam Margoanyar, Pemkab Lamongan juga akan memanfaatkan Bengawan Mati untuk pengendalian banjir sekaligus irigasi bagi masyarakat saat kemarau tiba," kata Efendi, Kamis, 24 Februari 2022.
Ia mengatakan upaya penanganan di Bengawan Jero diharapkan sekaligus mengatasi kekeringan saat musim kemarau. Pihaknya memaksimalkan kapasitas pompa yang ada dan memperlancar saluran pembuangan sampai dengan Dam Tambak Ombo.

"Berbagai konsolidasi sudah saya lakukan, mulai dari pertemuan dengan Bupati Gresik terkait pendangkalan di Tambak Ombo. Saya juga bertemu dengan Bupati Bojonegoro membicarakan permasalahan banjir di Babat. Saya juga mengawal terus apa yang menjadi tanggung jawab provinsi sebagai percepatan penanganan banjir," jelasnya.

Ia mengatakan pemprov akan menormalisasi tiga rawa sekaligus tahun ini. Ketiga rawa tersebut ialah Semando, Cungkup, dan Sekaran.

Sementara untuk irigasi melalui aliran sungai Bengawan Jero, Pemkab Lamongan telah melakukan skema alternatif pengambilan air baku bagi Kecamatan Glagah, yakni dari Sluis Gawerejo. Pekerjaan prioritas memperlancar pengambilan air tersebut yang meliputi, pemeliharaan Sluis Ngajaran untuk suplai air di Bengawan Mati, perbaikan pintu air Sluis Gawerejo, dan pembangunan bangunan pembagi.

Baca: Banjir Terjang Dua Pulau di Selayar

Sementara itu, Kepala Desa Glagah, Abdul Qohar, lega dengan kebijakan yang diberikan Pemkab Lamongan. Sebab, selama ini warganya banyak yang mencari air bersih hingga ke Kecamatan Karangbinangun.

"Selain itu, dengan pembangunan dam, masyarakat juga akan mendapatkan air saat musim kemarau," ucap Abdul.

Ia menilai, kebijakan yang diberikan Pemkab Lamongan merupakan angin segar yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan air di Kecamatan Glagah dan sekitarnya.

"Ini solusi saat musim kemarau, warga Glagah dan sekitarnya dapat teraliri air. Saya yakin jika kerja sama ini bisa guyub rukun antara masyarakat dan pemerintah tidak hanya persoalan kekurangan air tapi banjir juga dapat teratasi," ujar Abdul.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id