comscore

Relaksasi PPKM, KRL Yogya-Solo Tumbuh 20%

Ahmad Mustaqim - 09 Desember 2021 12:43 WIB
Relaksasi PPKM, KRL Yogya-Solo Tumbuh 20%
Ilustrasi--Sejumlah calon penumpang menunggu kedatngan KA di Stasiun Madiun, Jatim, Rabu (21/7/2021) (Antara)
Yogyakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya kenaikan jumlah pengguna jasa layanan transportasi kereta rel listrik (KRL) relasi Yogyakarta-Solo. Kenaikan itu terjadi setelah penurunan status PPKM, dari level 3 ke level 2.

"Volume pengguna KRL Yogyakarta-Solo tumbuh 20,2 persen dibanding bulan sebelumnya. Selama November, KRL tercatat melayani 219.696 pengguna, rata-rata 7.323 pengguna per hari, di KRL Yogyakarta-Solo," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Kamis, 9 Desember 2021.
Anne mengatakan, angka tersebut memang masih jauh di bawah jumlah sebelum pandemi covid-19. Ia mencontohkan, KRL di Jabodetabek sejak awal tahun hingga November 2021 telah melayani 109.376.293 pengguna. Angka ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 141.449.845 pengguna yang dilayani KRL Jabodetabek.

"Sementara itu dalam operasi sejak Februari hingga November 2021, KRL Yogyakarta solo telah melayani 1.448.836 pengguna," kata dia.

Baca juga: Hari ke-6 Evakuasi, Tim Rescue NasDem Fokus Sisir Dusun Curah Kobokan

Ia mengatakan, pengelola akan meningkatkan kapasitas angkut untuk KRL Yogyakarta-Solo melalui perpanjangan formasi pengguna. Perjalanan KRL jumlahnya tetap 20 trip sejak mulai beroperasi pada Februari 2021.

"Jika pada awal tahun dilayani oleh dua rangkaian KRL dengan formasi empat kereta, saat ini telah dilayani oleh tiga rangkaian KRL dengan formasi delapan kereta," ujar Anne.

Ia menambahkan, peningkatan operasional tersebut dimungkinkan karena meningkatnya produktivitas perusahaan di masa pandemi untuk mendukung ekonomi nasional. Dari segi penyediaan sarana KRL, sebelum pandemi untuk melayani 1,2 juta pengguna per hari KAI commuter menyiapkan 86 rangkaian KRL.

Namun di masa pandemi, untuk mendukung mobilitas yang sehat dengan tetap jaga jarak, KAI Commuter menyiapkan 94 rangkaian KRL meskipun volume pengguna belum mencapai 50 persen dari volume pengguna sebelum pandemi. 

"Sebelumnya, perubahan pola operasi hanya kami lakukan satu kali setiap satu sampai dua tahun. Semasa pandemi kami harus siap mengubah pola operasi sesuai dengan perkembangan regulasi yang dapat terjadi sewaktu-waktu," jelasnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id