Kasus Positif Covid-19 di Sleman Naik dalam 3 Hari Terakhir

    Antara - 13 Juni 2021 11:51 WIB
    Kasus Positif Covid-19 di Sleman Naik dalam 3 Hari Terakhir
    ilustrasi Medcom.id



    Sleman: Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat kasus positif naik tinggi pada tiga hari terakhir, mulai 10 Juni hingga 12 Juni 2021. Penambahan kasus harian di atas 150 kasus.

    "Angka penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 harian di Sleman dalam tiga hari terakhir cukup tinggi, bahkan di atas angka 150 kasus per hari," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Minggu, 13 Juni 2021.

     



    Dia menerangkan, angka kesembuhan pasien covid-19 dalam tiga hari tersebut tercatat di bawah angka 100 kasus. Sedangkan untuk kasus pasien konfirmasi positif yang meninggal dalam tiga hari tersebut tercatat enam orang.

    Ia mengatakan, untuk penambahan kasus harian konfirmasi positif covid-19 pada 10 Juni tercatat sebanyak 178 kasus, pasien sembuh 60 kasus dan pasien meninggal sebanyak empat kasus.

    "Kemudian pada 11 Juni terjadi penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 190 kasus, pasien dinyatakan sembuh nihil dan pasien meninggal dunia satu kasus. Sementara untuk 12 Juni penambahan kasus harian konfirmasi positif sebanyak 178 kasus, sembuh 44 kasus dan meninggal dunia satu kasus," jelasnya.

    Baca: Ribuan Warga Bangkalan Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

    Shavitri mengingatkan, Bupati Sleman mengeluarkan instruksi yang ditujukan kepada seluruh panewu (camat) dan lurah di wilayah setempat untuk membentuk shelter covid-19 tingkat kelurahan. Instruksi Bupati Sleman nomor 14/INSTR/2021 ini memperhatikan peningkatan kasus positif covid-19 di Kabupaten Sleman yang masih tinggi, dan kasus aktif harian yang terus bertambah, serta terbatasnya kapasitas isolasi di Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) tingkat kabupaten.

    Selain kepada camat dan lurah, instruksi tersebut juga ditujukan kepada seluruh kepala pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Sleman, dukuh, Ketua Rukun Warga (RW), Ketua Rukun Tetangga (RT), serta masyarakat di wilayah
    Kabupaten Sleman.

    "Bupati Sleman meminta seluruh kelurahan agar membentuk selter covid-19 tingkat kelurahan, sebagai fasilitas isolasi dan karantina dalam upaya memutus rantai penularan covid-19, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Posko Penanganan Covid-19 tingkat Kelurahan," jelasnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id