Santri dan Pekerja Migran yang Mudik Akan Dikarantina Mikro

    Antara - 23 April 2021 06:03 WIB
    Santri dan Pekerja Migran yang Mudik Akan Dikarantina Mikro
    Ilustrasi--Sejumlah penumpang kapal dari Kepulauan Riau yang melakukan perjalanan mudik lebih awal tiba di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai, Riau. (Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid)



    Bangkalan: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, menerapkan karantina berbasis mikro bagi para santri dan pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang kampung menjelang Lebaran 2021.

    "Karantina berbasis mikro sesuai dengan arahan yang disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi virtual yang diikuti para kepala daerah dan pimpinan institusi daerah yang tergabung dalam Forkopimda," kata Wakil Bupati Bangkalan Mohni, Kamis, 22 April 2021.






    Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim dari Grahadi di Surabaya dan diikuti oleh 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur secara virtual, itu membahas tentang persiapan masing-masing kabupaten/kota di Jawa Timur.

    Ia menuturkan gubernur mewanti-wanti agar pemkab dan pemkot memperhatikan ketentuan larangan mudik Lebaran sebagaimana telah ditetapkan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

    Baca juga: Santri dan Pekerja Migran Jatim Boleh Mudik Lebaran

    "Pemkab juga diminta untuk membuat alat penyekatan bagi warga yang memaksakan diri melakukan mudik Lebaran, termasuk menindak dengan tegas para ASN yang melakukan mudik Lebaran," katanya.

    Khusus untuk mengantisipasi kedatangan PMI, Gubernur memberikan perhatian khusus, agar Pemkab se-Jawa Timur melakukan karantina berbasis mikro, sehingga dengan cara itu, penyebaran covid-19 bagi warga yang berasal dari daerah atau negara lain bisa diantisipasi.

    "Selain kedatangan PMI, kepulangan para santri pondok pesantren dalam rangka libur Lebaran juga diminta untuk diantisipasi juga, yakni dengan melakukan karantina berbasis mikro," jelas dia.

    Untuk itu, sambung Wabup, pihaknya perlu mempersiapkan secara khusus lokasi karantina di masing-masing desa di Kabupaten Bangkalan.

    "Kami akan memerintahkan para kepala desa dan lurah agar segera mempersiapkan dan melaporkan secara cepat kedatangan warganya yang menjadi PMI di luar negeri," imbuh Mohni.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id