Eks Dirut Garuda Tak Ditahan Selama Berstatus Terdakwa

    Hendrik Simorangkir - 15 Februari 2021 19:58 WIB
    Eks Dirut Garuda Tak Ditahan Selama Berstatus Terdakwa
    Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Bayu Probo Sutopo. Medcom.id/Hendrik S
    Tangerang: Mantan Direktur Utama dan mantan Direktur Operasional Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara bersama Iwan Joeniarto ternyata menjadi tahanan kota, selama menyandang status terdakwa kasus kepabeanan dan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton. Keduanya tidak ditahan lantaran banyaknya pertimbangan terkait penerbangan.

    "Pertimbangan tidak ditahan itu berdasarkan hasil pemeriksaan. Ada beberapa pertimbangan dalam hal ini, (mereka) masih dibutuhkan terkait dengan kegiatan yang ada di penerbangan," ujar Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Bayu Probo Sutopo, Senin, 15 Februari 2021.

    Menurut Bayu kebijakan tersebut telah dijadikan pertimbangan untuk kepentingan negara. Lantaran, kata dia, kedua terdakwa masih dibutuhkan pihak penerbangan.

    Baca: Eks Dirut Garuda Indonesia Jalani Sidang Perdana di PN Tangerang

    "Artinya, keduanya masih dibutuhkan jika ada kasus penerbangan yang diketahui keduanya," ucap dia.

    Bayu menambahkan dalam sidang tersebut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten pun belum melimpahkan kasus ke Kejari Tangerang. Ia menambahkan kasus tersebut pun masih melibatkan pihak Kejati Banten.

    "Kebetulan dari pra penuntutan itu dari Kejati Banten. Dalam hal ini, ketika dinaikkan ke penuntutan tahap 2, pengumpulan barang bukti dan persidangan, Kejati Banten tetap mendampingi dan tetap dilibatkan. Karena sejak awal, penelitian berkas perkara jaksa dari Kejati Banten sudah mengikuti perkembangannya," jelasnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id