Daerah Populer, Khofifah Tetapkan UMK Jatim hingga Pemanggilan Rizieq Shihab

    Deny Irwanto - 22 November 2020 08:00 WIB
    Daerah Populer, Khofifah Tetapkan UMK Jatim hingga Pemanggilan Rizieq Shihab
    Rizieq Shihab (kanan) menjawab pertanyan wartawan sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Sejumlah peristiwa di daerah terjadi pada Sabtu, 21 November 2020, dan menyita perhatian publik. Beberapa berita juga masuk dalam berita populer, yakni Khofifah Indar Parawansa yang menerapkan UMK sebesar Rp1,868,777.

    Kemudian ada penyidik Polda Jawa Barat yang mengagendakan pemeriksaan Rizieq Shihab. Kemudian ada Provinsi Jawa Tengah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem pada beberapa hari ke depan, dan Pangdam dan Kapolda seluruh Indonesia yang diminta tetap menjaga persatuan Indonesia. Berikut ulasannya:

    1. Khofifah Tetapkan UMK Jatim 2021 Rp1,8 Juta

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerbitkan Surat Keputusan Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) 2021. Jumlahnya sebesar Rp1,868,777 atau naik 5,5 persen bila dibandingkan UMP 2020 sebesar Rp1,768,000.

    Selengkapnya baca di sini.

    2. Polda Jabar Rencanakan Periksa Rizieq Shihab

    Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat akan memanggil Rizieq Shihab untuk dimintai keterangan. Hal itu terkait kegiatannya di Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 13 November 2020.
     
    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi A. Chaniago, mengatakan pemanggilan tersebut bersifat kalrifikasi.

    Selengkapnya baca di sini.

    3. Jateng Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang

    Masyarakat Jawa Tengah diminta bersiaga menghadapi musim hujan dalam satu pekan ke depan. Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memperkirakan cuaca ekstrem bakal menerjang beberapa daerah di Jateng mulai hari ini hingga 26 November 2020.

    Selengkapnya baca di sini.

    4. Pangdam dan Kapolda Seluruh Indonesia Diminta Solid Jaga Perdamaian

    Panglima Kodam (Pangdam) dan Kapolda di seluruh Indonesia diminta kompak melawan upaya kelompok tertentu yang bertujuan memecah belah rakyat dan provokator yang mengatasnamakan agama.
     
    Ketua Umum Forum Pasundan Bergerak (FPB), Ades Kariadi, mengatakan ketegasan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadhil Imran, untuk menindak pengganggu ketertiban umum dan pelanggar protokol kesehatan patut diikuti pimpinan TNI-Polri lainnya di seluruh Indonesia.

    Selengkapnya baca di sini.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id