Dukung Jerinx, Tirta Keberatan dengan Tuntutan Jaksa

    Antara - 10 November 2020 14:33 WIB
    Dukung Jerinx, Tirta Keberatan dengan Tuntutan Jaksa
    Dokter Tirta saat ditemui di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (10/11/2020). (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020
    Denpasar: Dokter Tirta Mandira Hudhi yang juga sebagai influencer mendatangi Pengadilan Negeri Denpasar untuk memberikan dukungan ke terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx. Tirta mengaku keberatan dengan tuntutan tiga tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

    "Kebetulan saya juga aktif dalam industri kreatif ya saya datang ke sini sebagai bentuk dukungan dan sebagai seorang kawan. Karena selama covid ini dia adalah partner diskusi saya," kata Tirta saat ditemui di PN Denpasar, Bali, melansir Antara, Selasa, 10 November 2020.

    Selain kedatangannya sebagai bentuk dukungan, ia berharap majelis hakim dapat secara adil memutuskan perkara. Tirta mengaku keberatan dengan tuntutan tiga tahun penjara oleh JPU.

    "Harus pikirkan sebab akibat, kalau misalkan tuntutan JPU dikabulkan hakim akan ada banyak laporan sejenis hanya karena sebuah kata dan frasa. Karena salah omong, dan mungkin itu akan membuat laporan di siber, juga digugat. Nah itu akan memperberat dan memperburuk kerja teman-teman polisi lah," ucapnya.

    Dia menambahkan pihaknya menaruh harapan kepada keputusan majelis hakim dan dapat memikirkan dampak yang telah dilakukan oleh Jerinx. Salah satunya, keterlibatan Jerinx dalam kegiatan sosialnya di 17 provinsi di Indonesia.

    Baca: Dituntut 3 Tahun Penjara, Jerinx Geram

    "Gara-gara Jerinx dengan statemennya soal rapid test, ternyata rapid test juga enggak valid. Menurut saya okelah dipenjara tapi enggak gitu juga tiga tahun. Karena dia masih punya hidup, masa orang harus dipenjara tiga tahun karena pemilihan frasa," jelasnya.

    Ia mengatakan bahwa sebelumnya telah mencoba menjembatani istri terdakwa Jerinx, yaitu Nora Alexandra untuk bertemu dengan IDI Bali. Namun, pesan singkat yang dikirimkan ke IDI Bali tidak direspon.

    "Dua minggu lalu sebelum tuntutan Jerinx, saya harusnya datang ke sini sebelum pembacaan tuntutan dari JPU. Tetapi ketua IDI Bali menelpon saya malam-malam dan keberatan kalau saya datang ke sidang," ucapnya.

    Tirta membantah seakan melawan teman sejawat. Dia mengaku tetap menghormati keputusan teman organisasi yang menjadi saksi pelapor.

    Baca: Jerinx Sengaja Posting 'Bubarkan IDI'

    "Karena sayang saja masak karir seseorang hancur karena dua frasa kacung dan bubarkan, sementara di sisi lain banyak orang sejenis yang ada yang jadi duta. Harapannya UU ITE ini bisa menjadi sarana kita untuk edukasi agar orang lebih berhati-hati," jelasnya.

    Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Bali menuntut terdakwa Jrx selama tiga tahun penjara, denda Rp10 juta dan subsider tiga bulan kurungan.

    Dalam tuntutan terdakwa Jrx, sesuai dengan Pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id