BPBD Magelang Imbau Warga Merapi Tetap Tenang

    Antara - 10 November 2020 10:02 WIB
    BPBD Magelang Imbau Warga Merapi Tetap Tenang
    Warga desa di sekitar kawasan Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai mengungsi. (Foto: BPBD Magelang)
    Magelang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Merapi, di luar rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk mengungsi agar tetap tenang.

    "Saya berpesan kepada desa yang lain di luar rekomendasi dari BPPTKG, mohon tetap tenang, percayalah pada sumber data yang baik yaitu BPPTKG," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Selasa, 10 November 2020.

    Berdasarkan rekomendasi dari BPPTKG dengan meningkatnya status aktivitas Gunung Merapi menjadi siaga, warga yang harus mengungsi di Kabupaten Magelang, yakni di Kecamatan Dukun Desa Ngargomulyo meliputi Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, dan Karanganyar. Kemudian di Desa Krinjing meliputi Dusun Trayem, Pugeran, dan Trono, serta Desa Paten yakni Dusun Babadan 1 dan Babadan 2.

    Baca juga: Herman Deru Bagikan 139 Ribu Sertifikat Tanah untuk Warga Sumsel

    Ia menegaskan BPPTKG mempunyai alat dan bisa melakukan analisis. Karena itu desa-desa yang di luar rekomendasi, di luar skenario BPPTKG, diimbau tetap tenang, tetapi tetap waspada.

    Edy mengakui sejumlah desa di luar rekomendasi banyak yang bertanya apakah mereka harus mengungsi. Oleh karena itu pihaknya juga harus menjelaskan data yang ada dan rujukannya jelas.

    "Memang kita harus update informasi terus supaya mereka tidak bingung," ungkapnya.

    Ia menyampaikan terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat dan informasi sampai ke masyarakat, edukasi persiapan, terutama kepala desa dan camat juga komunikasi dengan warga.

    Baca juga: Jalur Evakuasi Bencana Merapi di Magelang Segera Diperbaiki

    Menyinggung tempat pengungsian, dia mengatakan karena menggunakan desa bersaudara atau desa penyangga, semua sudah siap. Namun tetap memperhatikan rekomendasi dari BPPTKG.

    "Kita siap, tetapi tidak berarti semuanya harus mengungsi, supaya semua tenang, karena risiko-risiko ikutan, seperti kesehatan juga menjadi pertimbangan kami. Kalau memang tidak harus mengungsi, tetap tenang saja dan waspada menunggu informasi lebih lanjut dari sumber informasi yang baik," jelasnya.

    Ia menambahkan jumlah pengungsi di Kabupaten Magelang sementara ini sebanyak 812 jiwa yang tersebar di sembilan titik pengungsian.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id