Aksi Rusuh di DPRD Jabar, 10 Orang Ditangkap

    Antara - 06 Oktober 2020 21:42 WIB
    Aksi Rusuh di DPRD Jabar, 10 Orang Ditangkap
    Aksi massa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja berujung rusuh di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (6/10/2020). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
    Bandung: Sebanyak 10 orang ditangkap diduga melakukan kerusuhan saat aksi massa di Gedung DPRD Jawa Barat, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jabar. Kini, 10 orang itu telah dibawa ke Kantor Satreskrim Polrestabes Bandung.

    "Sedang diperiksa," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, melansir Antara, Selasa, 6 Oktober 2020. 

    Ulung memaparkan, kerusuhan dipicu oleh oknum di tengah aksi massa yang melakukan pelemparan batu, botol, serta benda lainnya. Kala itu, kata dia, aparat Polrestabes Bandung serta Brimob Polda Jawa Barat tengah menghalau masa untuk masuk ke Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

    Baca: Aksi di Jabar Rusuh
     

    Setelah itu, aparat yang berjaga langsung melakukan tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah massa. Ulung mengungkap, massa aksi juga telah melebihi batas waktu yang ditentukan.
     
    "Kami kawal masyarakat yang demo selama itu tidak anarkis. Kalau anarkis, dilakukan tindakan tegas dan terukur," tegasnya.

    Ia tidak memerinci identitas kelompok massa aksi yang menyebabkan kerusuhan itu. Tapi, dia memastikan pembuat onar saat aksi bukan dari massa buruh maupun mahasiswa.

    "Sekarang masih kami dalami (identitas kelompok)," jelasnya. 

    Baca: Massa Aksi di Serang Bentrok dengan Polisi 

    Sebelumnya, aksi dimulai pukul 13.30 WIB. Massa dari berbagai elemen mahasiswa melakukan aksi menolak pengesahan UU Cipta Kerja.
     
    Massa aksi juga sempat melakukan long march mengelilingi arus lalu lintas padat di Kota Bandung, di antaranya Jalan Layang Pasupati, Jalan Wastukancana, dan Jalan Ir. H. Djuanda.
     
    Namun, pukul 18.05 WIB, situasi aksi mulai memanasi hingga berujung rusuh. Kemudian aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id