Polisi dan Relawan Edukasi Prokes Covid-19 dan Bahaya Narkoba

    Tamam Mubarok - 18 Juni 2021 20:36 WIB
    Polisi dan Relawan Edukasi Prokes Covid-19 dan Bahaya Narkoba
    Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, pimpin ikrar para relawan. Metro TV/ Tamam Mubarok



    Mojokerto: Polisi dan TNI serta pemerintah daerah gencar melakulan edukasi penyebaran covid-19 serta peredaran narkoba terhadap masyarakat dengan menggandeng relawan di Mojokerto. Edukasi covid-19 dan bahaya narkoba tersebut dilakukan di 236 desa yang ada di Kabupaten Mojokerto.

    Desa-desa ini berstatus sebagai Kampung Tangguh Semeru covid-19. Dua di antara ratusan desa tersebut yakni Desa Mejoyo di Kecamatan Bangsal, dan Desa Kaligoro di Kecamatan Kutorejo.

     



    "Selain berfungsi sebagai pemutus penyebaran covid-19, relawan di kampung tangguh ini juga berperan untuk mengedukasi tentang bahaya narkoba," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Jumat, 18 Juni 2021.

    Baca: Sri Sultan Pertimbangkan Opsi Lockdown

    Di halaman Balai Desa Mejoyo, para relawan tersebut berikrar untuk mengawal desa-desa kampung tangguh, agar bebas dari covid-19 dan bahaya narkoba. Relawan ini terdiri dari masyarakat umum, baik laki-laki maupun perempuan.

    Untuk mengawal kampung tangguh tersebut, Polres Mojokerto, Kodim 0815, serta Pemkab Mojokerto menggandeng seluruh relawan yang tersebar di 14 kecamatan. Mereka berperan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya tentang protokol kesehatan dan bahaya narkoba.

    "Peran para relawan membantu kami dalam tugas-tugas meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Bisa juga tentang prokes, operasi yustisi dan kegiatan memutus rantai penyebaran narkoba," jelasnya.

    Dony menjelaskan akhir-akhir ini jumlah kasus covid-19 di Jawa Timur mengalami peningkatan. Sedangkan kasus narkoba secara nasional juga demikian.

    Dony mencontohkan awal Juni 2021, jajarannya menangkap kurir sabu yang membawa paket 0.5 kilogram sabu yang dikirim dari Lhokseumawe, Aceh ke Mojokerto.

    Bahkan beberapa hari lalu, polri mengusut pengendali pengedar narkoba jenis sabu 1,129 ton dari Timur Tengah diLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cilegon, Banten. "Kita harapkan kampung tangguh bersih narkoba ini mampu memutus peredarannya," jelasnya.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id