Bandara Ngurah Rai Bali Lepas Penerbangan Terakhir ke Tiongkok

    Arnoldus Dhae - 05 Februari 2020 08:19 WIB
    Bandara Ngurah Rai Bali Lepas Penerbangan Terakhir ke Tiongkok
    Petugas berada di dekat pesawat maskapai China Southern Airlines tujuan Guangzhou, China, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Foto: ANTARA/Fikri Yusuf)
    Denpasar: Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menghentikan sementara operasional penerbangan dengan rute dari dan ke Tiongkok. Penghentian penerbangan menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat.

    "Kemarin kami melaksanakan rapat dengan instansi anggota Komunitas Bandar Udara, termasuk di dalamnya adalah maskapai yang melayani rute internasional. Secara resmi kami menghentikan sementara operasional penerbangan rute dari dan menuju Tiongkok Rabu, 5 Februari 2020, per pukul 00.00 WITA," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry Sikado.

    Herry mengatakan penghentian sementara dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Status Indonesia dan Bali khususnya, saat ini aman dari penyebaran virus tersebut.

    "Kami telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, ground handling, imigrasi, dan instansi lain terkait hal ini," lanjut Herry.

    Menurut Herry, penerbangan China Southern rute Guangzhou (CAN)-Bali (DPS) dengan nomor penerbangan CZ625 menjadi penerbangan terakhir dari wilayah Tiongkok yang tiba di Bali. Penerbangan ini tiba pada pukul Selasa, 4 Februari, pukul 22.55 WITA.

    Bandara Ngurah Rai Bali Lepas Penerbangan Terakhir ke Tiongkok
    Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (kiri) melepas keberangkatan terakhir penumpang pesawat menuju Tiongkok. (Foto: ANTARA/Fikri Yusuf)

    Sebelumnya, maskapai China Eastern dari Shanghai Pudong (PVG) dengan nomor penerbangan MU5029 telah mendarat terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada pukul 22.03 WITA. Penerbangan ferry flight tanpa penumpang tersebut ditujukan untuk membawa penumpang untuk kembali menuju Kota Shanghai, Tiongkok.

    Kemudian pada pukul 23.36 WITA, pesawat yang sama berangkat meninggalkan Bali menuju Shanghai bersama 244 penumpang. Penerbangan terdaftar dengan nomor MU5030.

    "Penerbangan terakhir menuju Tiongkok yang kami layani adalah dari maskapai China Southern CZ626 dengan tujuan Guangzhou. Berangkat Rabu dini hari, 5 Februari 2020, pukul 00.18 WITA," jelasnya.

    Ia menambahkan pesawat tipe Airbus A321-200 itu membawa 127 penumpang. Pesawat sebelumnya tiba di Bali dengan nomor penerbangan CZ625 pada Selasa malam, 4 Februari 2020, pukul 22.55 WITA, dan merupakan penerbangan dari Tiongkok terakhir yang tiba di Bali.

    Bagi penumpang dengan tujuan Tiongkok yang terdampak penghentian operasional penerbangan, Bandara Ngurah Rai telah membuka helpdesk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Internasional.

    "Petugas dari maskapai, ground handling, serta dari Angkasa Pura I akan stand by untuk membantu penumpang yang terdampak," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id