Satu Warga Kepri Positif Terjangkit Virus Korona

    Anwar Sadat Guna - 17 Maret 2020 20:21 WIB
    Satu Warga Kepri Positif Terjangkit Virus Korona
    ilustrasi Medcom.id
    Tanjungpinang: Seorang warga Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau dirawat secara intensif di RSUP Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Pasien berusia 75 tahun itu dinyatakan positif terjangkit virus korona atau covid-19. 

    Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana kepada wartawan, di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang, Selasa, 17 Maret 2020.

    "Pasien tersebut saat ini menjalani perawatan di ruang Isolasi RSUP Ahmad Tabib di Tanjungpinang, Provinsi Kepri," ungkapnya. Tjejep Yudiana mengatakan, pasien berkelamin laki-laki tersebut dirawat di RSUP Kepri sejak 13 Maret 2020. 

    "Pasien ini sudah mulai merasakan gejala demam sejak 10 Maret 2020. Keesokan harinya, tanggal 12 Maret, pasien alami peningkatan gejala demam, batuk, sakit tenggorokan dan mual. Kemudian langsung ke rumah sakit," ungkap Tjetjep.

    Baca: Pemkot Tangerang Izinkan ASN Bekerja dari Rumah

    Tjetjep yang juga Juru Bicara Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepri mengatakan, pasien kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan sesuai SOP penanganan pasien suspect covid-19. Setelah diperiksa dan hasil tes pemeriksaan darah keluar, hasilnya dinyatakan positif bahwa pasien terpapar virus korona.

    Selanjutnya dilakukan perawatan di ruang isolasi. "Secara resmi hasil pemeriksaan baru kami sampaikan hari ini terkait adanya pasien positif terjangkit korona," jelasnya.

    Saat ini Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan Kota Tanjunggpianang telah melakukan langkah-langkah dengan dibantu Polres Tanjungping untuk melakukan penelususran dan menemui  
    pihak keluarga pasien. Terhadap keluarga pasien saat ini telah dilakukan karantina.

    "Sebanyak 20 orang yang dikarantina bahkan salah satunya merupakan tenaga medis dan telah kita ambil sampel darahnya untuk dilakukan uji labolatorium dan kita masih menunggu. hasilnya" tambah Tjetjep.

    Diketahui, pasien tersebut berusia 75 tahun dengan keseharian sebagai pedagang tahu. "Untuk identitasnya tidak diperbolehkan untuk disebutkan dan kesepakatan bersama rahasia pasien benar kita jaga," pungkasnya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id