Rem Blong Diduga Sebabkan Bus Sriwijaya Masuk Jurang

    Dwi Apriani - 24 Desember 2019 09:33 WIB
    Rem Blong Diduga Sebabkan Bus Sriwijaya Masuk Jurang
    Evakuasi korban kecelakaan bus di Pagaralam, Sumsel. Foto: MI/ Dwi Apriani
    Pagaralam: Sebanyak 24 penumang tewas dalam kecelakaan Bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Palembang di liku Lematang, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa dini hari, 24 Desember 2019. Polisi menduga Bus Sriwijaya terjun ke juarang akibat rem blong. 

    "Dugaan sementara kecelakaan ini karena rem blong. Akibatnya bus tidak bisa dikendalikan dan terjun ke jurang di liku Lematang tersebut," kata Kasat Lantas Pagarlaam Iptu Rizky Mozam, Selasa, 24 Desember 2019. 

    Rizky menuturkan pihaknya langsung melakukah olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Hasilnya diduga kecelakaan akibat rem blong. 

    Dia menjelaskan insiden masuk jurang Bus Sriwijaya itu merupakan kecelakaan tunggal. Bus lebih dulu menabrak tembok penahan sebelum jatuh ke jurang. 

    "Bus jatuh ke bawah aliran Sungai Lematang dengan ketinggian kurang lebih 80 meter," ujar dia.

    Polres Pagaralam masih melakukan evakuasi korban bersama tim gabungan. Banyak korban terjebak di dalam badan bus. 

    "Evakuasi sedikit sulit, karena bus masuk ke jurang di aliran Sungai Lematang. Sebagian badan bus berada di aliran sungai, sehingga petugas evakuasi harus menyelam untuk bisa mengambil tubuh korban," tandasnya.

    Bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan dan terjun ke jurang di liku Lematang, Pagaralam, Sumsel, Selasa, 24 Desember 2019, pukul 00.30 WIB. Akibatnya 24 penumpang meninggal dan 13 penumpang lainnya selamat dan dirawat di RS Besemah Pagaralam.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id