Mutilasi di Gowa Bermotif Perebutan Lahan

    Muhammad Syawaluddin - 18 November 2019 19:29 WIB
    Mutilasi di Gowa Bermotif Perebutan Lahan
    Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola saat merilis kasus mutilasi di Mapolres Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Medcom.id/Syawaluddin)
    Makassar: Mutilasi yang terjadi di Kampung Sonra, Dusun Pangapudlsang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bermotif perebutan lahan.

    Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola mengungkapkan peristiwa bermula saat korban, SA, 40, pergi ke kebun pelaku, HS, 50, untuk mengambil lahan. Kejadian berlangsung pada Selasa, 12 November 2019, sekitar pukul 07.30 WITA.

    "Saat itu korban datang ke lokasi lahan milik pelaku," kata Boy, Senin, 18 November 2019.

    Sebelum menemui pelaku, korban sempat bertanya kepada istri HS terkait keberadan si suami. Mendapati lokasi HS berada di kebun, korban bergegas menemui pelaku.

    "Istri pelaku bertanya tujuan korban ke lokasi suaminya, lalu dijawab akan mengambil tanah yang dikuasai oleh pelaku dan akan membunuhnya," tutur Boy meniru keterangan HS.

    Berjarak dua meter dari lokasi pelaku berada, korban SA langsung melemparkan batu kepada pelaku. Pelaku sempat jatuh karena lemparan batu korban, namun kembali berdiri.

    Keduanya terlibat perkelahian hingga bergumul di tanah. HS kemudian bangun dan langsung melayangkan parang ke leher korban.

    "Saat pelaku dan korban berdiri dan berhadapan, pelaku lebih dahulu membacok leher sebelah kiri dengan parang kemudian menarik parang dari atas kebawah hingga leher korban terputus," ungkapnya.

    Untuk memastikan korban telah meninggal pelaku memisahkan leher dan badan korban serta membuang kepala SA, sejauh tujuh meter dari lokasi. Setelah itu pelaku kabur ke rumah anaknya yang berada di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. 

    Pelaku akhirnya menyerahkan diri di Polsek Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Ia kemudian dijemput oleh tim reserse kriminal Polres Gowa untuk dibawa ke Mapolres Gowa. Saat ini pelaku sudah ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id