comscore

Pembunuh Wanita yang Jasadnya Terbungkus Plastik di Aceh Suami Korban

Fajri Fatmawati - 20 Desember 2021 19:07 WIB
Pembunuh Wanita yang Jasadnya Terbungkus Plastik di Aceh Suami Korban
Konferensi pers kasus pembunuhan mayat wanita tanpa identitas di perkebunan warga Desa Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Foto: Istimewa
Banda Aceh: Polresta Banda Aceh mengungkapkan pembunuh wanita di Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Aceh. Mayat wanita yang ditemukan terbungkus mantel plastik itu dibunuh oleh mantan suami korban karena utang.

"Tersangka berinisial HH, 49, ditangkap 15 Desember lalu, setelah beberapa hari ditemukan mayat, alasannya membunuh mantan istrinya karena harta gono-gini jual rumah" kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP Ryan Citra Yudha, dalam konferensi pers, di Mapolres Banda Aceh, Senin, 20 Desember 2021 
Ryan menjelaskan motif pembunuhan karena tersangka kesal kepada korban. Korban sering meminta uang Rp50 ribu kepada tersangka untuk untuk membeli obat anak. Selain itu, korban juga sering menagih hutang Rp50 juta, hasil penjualan rumah.

“Total penjualan sebesar Rp150 juta. Awalnya pelaku juga sempat tidak mengakui semua perbuatannya. Namun setelah diselidiki lebih mendalam akhirnya pelaku pun mengakui semua perbuatannya," tuturnya. 

Baca: Aniaya Pria Diduga Selingkuhan Istrinya, Kades di Jepara Diperiksa Polisi

Ryan menyebutkan tersangka membunuh mantan istrinya usai mengantarkan anaknya ke sekolah. Saat itu, korban sudah di kediamannya, Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

"Usai membunuh korban, kata dia, tersangka tidak langsung membuang jasad korban ke perkebunan warga. Tersangka sempat mengubur korban di kamar mandi, selama 17 hari," ujarnya.

Ryan menjelaskan, pelaku juga sempat membakar seluruh barang bukti hingga mencukur rambut korban agar jasad korban tidak dikenali. Kemudian pelaku membuang sepeda motor korban ke Sungai Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

"Atas perbuatannya tersangka akan dijerat Pasal 338 Jo Pasal 340 KUHP dengan ancaman minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati," jelasnya.

Sebelumnya, Polresta Banda Aceh menemukan mayat tanpa identitas di perkebunan warga Desa Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Awalnya informasi tersebut diketahui dari warga pada Selasa, 14 Desember 2021.

"Kondisi mayat wanita itu terbungkus mantel plastik dan tanpa busana dengan kondisi terikat," kata Ryan Citra Yudha, Rabu, 15 Desember 2021.

Mayat wanita yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan tersebut ditemukan oleh Khairul Fattah, seorang petani dan merupakan warga Kecamatan Pekan Bada. Ia mencium aroma tak sedap di sekitar TKP. 


(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id