comscore

Longsoran Batu Besar Tutup Jalan Desa di Ciamis, Ratusan Warga Terisolasi

Media Indonesia - 28 Juni 2022 17:24 WIB
Longsoran Batu Besar Tutup Jalan Desa di Ciamis, Ratusan Warga Terisolasi
Ilustrasi Medcom.id
Ciamis: Hujan deras yang membawa material longsor dan batu besar menutup ruas jalan di Dusun Karangwangkal, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ratusan warga terisolasi karena dari mereka harus memutar arah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Memet Hikmat mengatakan, hujan deras yang telah terjadi di wilayahnya telah menyebabkan jalan desa tertutup material longsor yang membawa batu besar. Namun, kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa tetapi akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
"Hujan deras yang telah terjadi di daerahnya telah menyebabkan tebing setinggi 20 meter longsor hingga membawa batu ukuran besar dan menutup jalan Dusun Karangwangkal, Desa Kawasen. Akan tetapi, warga berada di lokasi sempat terisolasi karena terhalang batu hingga mereka akan membuat jalan batu agar bisa dilalui kendaraan bermotor dan pejalan kaki," katanya, Selasa, 28 Juni 2022.

Ia mengatakan, bencana longsor yang terjadi di Ciamis selama musim penghujan memang kerap terjadi di beberapa kecamatan. Bencana di Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, tidak bisa dilakukan karena alat berat berupa beko sulit menuju lokasi.
 
Baca: 1 Korban Banjir Bandang di Bogor Ditemukan di Cisadane Tangerang

"Material longsor sudah dibersihkan tapi untuk batu ukuran besar sulit disingkirkan, dan saat ini warga setempat bersama aparat desa akan berupaya membuat jalan baru supaya warga kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Akan tetapi, kami juga meminta agar warga di setiap lokasi rawan bencana longsor sekarang ini harus tetap waspada karena kejadian yang terjadi tidak dapat menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kawasen, Suharno mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan oleh warga untuk menyingkirkan material tapi untuk batu besar sulit dilakukan tetapi langkah yang lain akan membuat jalan baru.

"Material longsor dan batu ukuran besar telah menutup badan jalan hingga menyebabkan 110 kepala keluarga atau 250 jiwa tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, upaya sekarang ini akan membuat jalan baru supaya warga dan motor bisa melaluinya dan ke depan jalan mobil tapi saat ini kendaraan harus memutar ke arah jalan Padaherang, Pangandaran," paparnya.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id