comscore

Bangka Belitung Operasikan Terminal Khusus Atasi Kelangkaan LPG

Antara - 17 Maret 2022 13:59 WIB
Bangka Belitung Operasikan Terminal Khusus Atasi Kelangkaan LPG
ilustrasi/Medcom.id
Bangka Belitung: Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoperasikan terminal khusus liquefied petroleum gas (LPG) di Pelabuhan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung. Hal ini guna mengatasi kelangkaan gas elpiji bersubsidi di pulau itu.

"Kami berharap Pertamina mendukung terminal khusus ini dengan meningkatkan pasokan gas elpiji di Pulau Belitung ini," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan saat meninjau pengoperasian terminal khusus LPG di Pelabuhan Tanjung Pandan, Kamis, 17 Maret 2022.
Ia mengatakan kebijakan pembentukkan dermaga terminal khusus LPG berkapasitas 600 metrik ton (MT) ini sebagai langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan pasokan dan pendistribusian LPG ke masyarakat di wilayah Pulau Belitung. Khususnya di Belitung dan Belitung Timur.

"Saya sudah menerima laporan, bahwa masyarakat Pulau Belitung mengalami kesulitan mendapatkan gas elpiji, karena pasokan LPG kurang sehingga stok di agen terbatas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat daerah ini," ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya terminal khusus ini, Pertamina bisa memasok 480 MT per minggu untuk memenuhi kebutuhan gas masyarakat. Rosman mengtakan akan sia-sia jika Pertamina hanya disuplai 131 MT per satu minggu sekali.

“Akan menjadi percuma karena kapasitas terminal khusus ini banyak yang kosong. Oleh karena itu, saya akan segera berdialog dengan Pertamina dan melayangkan surat untuk memantapkan penambahan kuot ke Dirjen Migas," kata Rosman.

Baca: Minyak Goreng Hilang di Pasar Tradisional Bangka Belitung

Kepala KSOP Tanjung Pandan Anggiat mendukung penuh pelayanan sesuai pelayanan pelayaran kapal bermuatan LPG untuk distribusi SPBE di Pulau Belitung.

"Kami mendukung penuh dalam pemanduan kapal dan juga dalam waktu empat bulan ke depan akan dilakukan pengerukan untuk pendalaman alur di Pelabuhan Tanjung Pandan ini," kata Anggiat.

Menurut dia, terminal khusus sudah sesuai dengan izin perhubungan laut dengan kedalaman yang bisa distandarkan pelabuhan.

"Secara aturan tidak ada kendala untuk memulai dioperasionalkan dermaga terminal khusus ini,” ujarnya.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id