comscore

BPBD Mataram Siagakan Satgas Patroli ke Daerah Rawan Bencana

Antara - 18 Januari 2022 16:32 WIB
BPBD Mataram Siagakan Satgas Patroli ke Daerah Rawan Bencana
Ilustrasi kondisi debit air di Sungai Jangkuk Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, masih relatif normal kendati terjadi curah hujan tinggi. ANTARA/ Nirkomala
Mataram: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiagakan puluhan personel dalam satuan tugas (satgas) bencana untuk melakukan patroli ke sejumlah lokasi rawan bencana akibat cuaca ekstrem.

Kepala BPBD Kota Mataram, Mahfuddin Noor, mengatakan antisipasi dilakukan melihat intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin dan petir yang terjadi belakangan merata di seluruh wilayah Kota Mataram.
"Setiap hari sekitar 60-70 personel turun melakukan patroli pada sejumlah titik rawan bencana, seperti di pesisir pantai, pinggir kali dan potensi rawan genangan," kata Mahfuddin di Mataram, Selasa, 18 Januari 2022.

Baca: Sidang Perdana Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Ditunda

Dia menjelaskan laporan sementara ketinggian air pada sungai yang melintasi Kota Mataram yakni Sungai Jangkuk, Ancar, Berenyok dan Unus masih berada pada permukaan di bawah normal.

"Begitu juga dengan kondisi sempadan pantai masih relatif aman dengan ketinggian gelombang satu meter," jelasnya.

Nelayan yang akan melaut, telah diimbau agar menyesuaikan dengan melihat kondisi perubahan cuaca. "Kalau melihat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, nelayan lebih banyak tidak melaut," ungkapnya.

Mahfuddin juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini. "Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebagai dampak cuaca ekstrem, jika tidak ada kepentingan masyarakat sebaiknya di rumah saja," ujarnya.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin dan diprediksi akan berlangsung hingga Februari 2022.

Biasanya kondisi cuaca dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin dan petir akan berakhir setelah berlalu Tahun Baru Cina atau Imlek yang kali ini jatuh pada 1 Februari 2022.

"Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya setelah perayaan Imlek, cuaca bisanya lebih landai," katanya.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id