SGU Akui Punya Alasan Tunggak Pembayaran Area Kampus

    Farhan Dwitama - 20 Desember 2016 11:32 WIB
    SGU Akui Punya Alasan Tunggak Pembayaran Area Kampus
    Kampus SGU diblokade, MTVN - Farhan Dwi
    medcom.id, Tangerang: Swiss German University (SGU) mengakui menunggak pembayaran pinjam pakai lahan di Kabupaten Tangerang, Banten, kepada PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk. Namun SGU mengaku memiliki alasan menunggak pembayaran.

    Kesepakatan antara SGU dengan BSD terjalin sejak 2010. SGU mengaku siap melunasi tunggakan berikut bunganya.

    Wakil Rektor SGU, Boris Manurung, mengatakan pihak kampus bakal menepati kesepakatan bila BSD melakukan hal serupa. Yaitu menyediakan lima gedung perkuliahan.

    "Dari 5 gedung yang dijanjikan hanya 3 gedung yang dibangun," kata Boris kepada Metrotvnews.com di Kabupaten Tangerang, Selasa (20/12/2016).

    Boris menilai BSD melakukan wanprestasi terhadap kesepakatan kedua belah pihak. Lantaran itu, SGU meminta penghitungan ulang pembayaran.

    "Tapi sampai hari ini mereka tetap menggunakan penghitungan awal. Padahal dua gedung yang dijanjikan belum dibangun," lanjut Boris.

    Lalu pada 2013, masalah muncul. Boris menilai BSD membatalkan sepihak kesepakatan tersebut. Tiga tahun kemudian, SGU mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Tangerang.

    "Hingga sekarang perkara itu masih proses," ujar Boris.

    Di lain tempat, Reno Hajar, kuasa hukum PT BSD, membantah tuduhan tersebut. Reno menilai tuduhan itu tak berdasar.

    Menurut Reno, SGU mengada-ada soal kewajiban kliennya membangun dan menyerahkan seluruh gedung. 

    Baca: BSD Pagari Kampus lantaran SGU Tunggak Bayar Penggunaan Lahan

    "Hal itu tak ada dalam kesepakatan antara klien kami dengan SGU," ungkap Reno kepada Metrotvnews.com

    Mulai Sabtu 17 Desember, BSD memasang pagar dan membangun papan di sekeliling kampus SGU. Tindakan itu dilakukan di lahan dengan sertifikat atas nama PT BSD.

    Reno menyebutkan pemasangan pengumuman itu sebagai langkah perusahaan melaksanakan amanat berita acara pinjam pakai yang disepakati bersama pihak SGU. Kesepakatan itu dimulai pada 2010.

    Namun SGU mencedarai perjanjian. Sejak Januari 2011, SGU tak melaksanakan kewajiban membayar penggunaan lahan.

    Menurut Reno, SGU tak menunjukkan iktikad baik. SGU tak pernah membayar harga pengikatan yang tercantum pada perjanjian jual beli tanah dan bangunan (PPJB).



    (RRN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id