Berita Populer Daerah: 7 Orang Jadi Tersangka Pinjol Ilegal Hingga Banjir di Kabupaten OKU, Sumsel

    Whisnu Mardiansyah - 19 Oktober 2021 09:16 WIB
    Berita Populer Daerah: 7 Orang Jadi Tersangka Pinjol Ilegal Hingga Banjir di Kabupaten OKU, Sumsel
    Wadir Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Roland Rolandy, ungkapkan 7 tersangka kasus pinjol ilegal di Sleman



    Berbagai peristiwa di daerah menjadi pemberitaan utama di media massasepanjang Senin, 18 Oktober 2021. Kasus pinjaman online ilegal masih terus diberantas oleh kepolisian di berbagai daerah dan musibah banjir yang mulai melanda beberapa daerah.

    Tersangka Pinjaman Online

    Pertama, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menetapkan tujuh orang jadi tersangka kasus pinjaman online (pinjol) ilegal yang berkantor pusat di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka memiliki peran penting dalam pinjol ilegal tersebut.
     
    "Jadi krimsus sudah menetapkan enam orang tersangka lainnya lagi, selain kemarin yang sudah kita tetapkan satu orang," ucap Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Roland Rolandy, di Markas Polda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 18 Oktober 2021.
     
    Dia menyebutkan, tujuh tersangka itu berinisial GT menjabat sebagai asisten manajer, AZ sebagai HRD, RS sebagai HRD, MZ sebagai IT support, EA team leader desk collection, EM sebagai team leader desk collection, dan AB sebagai desk collection atau debt collector online.

    Selengkapnya di sini: 7 Orang Jadi Tersangka Pinjol Ilegal di Sleman

    Banjir di Kabupaten OKU

    Kedua, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengevakuasi puluhan warga lansia dan balita korban banjir bandang di Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.
     
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu (OKU) Amzar Kristopa mengungkapkan banjir bandang akibat luapan air Sungai Ogan pada hari Minggu, 17 Oktober sekitar pukul 19.25 WIB. Banjir merendam ratusan rumah penduduk di Kecamatan Muara Jaya.
     
    Akibat banjir tersebut, tidak sedikit penduduk di kecamatan itu yang terpaksa dievakuasi ke tempat pengungsian karena rumahnya terendam air dengan ketinggian mencapai 1-1,5 meter.

     



    "Sedikitnya ada 60 balita dan lansia warga Desa Lubuk Tupak, Muara Saeh dan Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya dievakuasi ke tempat yang aman," kata Amzar, Senin, 18 Oktober 2021.

    Selengkapnya di sini: Puluhan Lansia dan Balita Dievakuasi Dalam Musibah Banjir di Kabupaten OKU

    Duel berdarah WNA di Bali

    Ketiga, Polres Badung menahan warga negara asing (WNA) asal Maroko bernama Yassine El Yousfi. Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang WNA asal Selandia Baru.
     
    "Iya, saat ini sudah di tahan pelakunya. Namun, korban masih dirawat di RS Siloam," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Made Purwantara saat dikonfirmasi di Badung, Bali, Senin, 18 Oktober 2021.
     
    Ia mengatakan hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut. Dari pemeriksaan di RS, korban bernama James Michael Jonathan Nathaniel mengalami luka tusukan pada bagian lehernya.
     
    Hingga saat ini korban masih mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit akibat luka tusukan pada bagian lehernya.

    Selengkapnya di sini: 2 WNA di Bali Cekcok, Satu Orang Kena Tikam

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id