Kalimantan Barat Perpanjang PPKM

    Antara - 21 Juli 2021 14:27 WIB
    Kalimantan Barat Perpanjang PPKM
    Sejumlah pengendara melintasi videotron yang menampilkan informasi tentang pelaksanaan PPKM Darurat untuk mengendalikan penularan COVID-19 di kawasan Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (12/7/2021). (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG/foc



    Pontianak: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah di wilayahnya sampai 25 Juli 2021. Hal ini sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

    "Awalnya penerapan PPKM ini dilaksanakan dari tanggal 12 sampai tanggal 20 Juli. Namun, kembali kita perpanjang sampai dengan tanggal 25 Juli," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson di Pontianak, Rabu, 21 Juli 2021. 

     



    Ia mengungkapkan kebijakan tersebut ditegaskan melalui Instruksi Gubernur Kalbar Nomor 185/Kesra/2021 tentang Pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan.

    Harisson mengatakan, pemprov meminta para bupati dan wali kota selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah untuk melanjutkan pelaksanaan PPKM berpedoman pada Instruksi Mendagri tersebut. 

    "Satgas Covid-19 kabupaten/kota harus menjaga dan mengendalikan ketersediaan oksigen dan obat-obatan, serta berkoordinasi dengan Satgas Pengendalian Ketersediaan Oksigen dan Obat-obatan Covid-19 Provinsi Kalimantan Barat," katanya.

    Baca: Tekan Penularan Covid-19, Muhammadiyah Setuju PPKM Diperpanjang

    Pemerintah daerah juga diminta memastikan penderita covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri bisa memperoleh obat-obatan yang dibutuhkan.

    "Bagi penderita covid-19 dengan CT rendah bergejala ringan harus diisolasi di tempat-tempat isolasi yang disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi," tambah Harisson. 

    Sedangkan untuk hal-hal mendesak, lanjut dia, kabupaten/kota dapat menyiapkan rumah sakit lapangan dan tempat-tempat isolasi mandiri.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id