Bupati: ASN Harus Bijak Buat Postingan THR

    Rhobi Shani - 05 Mei 2021 14:26 WIB
    Bupati: ASN Harus Bijak Buat Postingan THR
    ?Bupati Jepara, Dian Kristiandi. (Foto: Medcom.id/ Rhobi Shani)



    Jepara: Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, besok, Kamis, 6 Mei 2021, mencairkan tunjangan hari raya (THR). Mereka yang menerima adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) 7.613 orang, pegawai pemerintah dengan perjajian kerja (P3K) 4.73 orang dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) 50 orang.

    Menanggapi petisi daring THR ASN, Bupati Jepara, Dian Kristiandi, meminta ASN maupun P3K yang menerima THR tidak membuat postingan di media sosial yang dapat memrovokasi. Bupati meminta yang menerima THR dapat memahami kondisi keuangan negara saat ini.






    “Memang menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan itu (THR), tapi tentunya harus sama-sama mengerti kalau kondisi keuangan negara sedang mengalami persoalan kontraksi. Mau buat status, curhat, silakan saja yang penting tidak memrovokasi yang lain,” ujar Dian, Rabu, 5 Mei 2021.

    Baca: Warga Tangsel Diimbau Lebaran di Rumah

    Perhitungan THR kali ini berdasarkan gaji pokok dan tunjangan yang melekat. Sementara tunjangan kinerja tidak masuk dalam hitung THR. Sehingga THR dan gaji bulanan yang diterima nilainya tidak sama.

    “Uang yang dikeluarkan untuk ini (THR) mencapai Rp36,6 miliar,” kata Dian.

    Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Derah (BPKAD) Kabupaten Jepara, Ronji, mengatakan saat ini tengah melakukan pengajuan untuk pencairan THR tersebut. Sesuai rencana, THR mulai dicairkan besok, Kamis, 6 Mei 2021.

    “Hari ini masih kita proses pengajuannya,” ujar Ronji.

    Selain PNS dan P3K, kata sebut Ronji, seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara juga akan mendapatkan THR. Berdasarkan Permenkeu RI Nomor 42/PMK.05/2021 yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, anggota DPRD memang mendapatkan THR atau gaji ke 13. Sebab, mereka dianggap sebagai pejabat negara.

    “Nanti akan ditransfer langsung ke masing-masing penerima. Tidak ada pemotongan. Yang diterima gaji pokok dan tunjangan yang melekat,” kata Ronji.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id