77 Tempat Ibadah di Jatim Rusak Terdampak Gempa

    Amaluddin - 16 April 2021 15:52 WIB
    77 Tempat Ibadah di Jatim Rusak Terdampak Gempa
    Warga menyaksikan rumah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) - ANT/Syaiful Arif



    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mengirimkan bantuan untuk masjid dan musalah yang rusak akibat gempa beberapa waktu lalu. Diketahui, ada 77 tempat ibadah di Jatim rusak terdampak gempa, baik rusak ringan, sedang hingga berat.

    "Hari ini kita kembali kirim tenda, terpal, tikar termasuk sajadahnya. Ini merupakan opsi untuk mereka menjalankan ibadah sholat tarawih," kata Khofifah, di Surabaya, Jumat, 16 April 2021.






    Bantuan yang dikirimkan Pemprov Jatim adalah berupa tikar, terpal, tenda dan sajadah. Bantuan itu ditujukan bagi umat muslim agar nyaman dan khusyuk saat menjalankan ibadah sholat tarawih di bulan suci Ramadan.

    Baca: Jateng Kirim Bantuan Senilai Rp594 Juta untuk Korban Bencana Jatim

    "Untuk itu maksimalisasi penyaluran fasilitas tambahan bagi titik-titik tempat ibadah yang terdampak gempa, harus terus dimaksimalkan Gubernur Khofifah," ujarnya.

    Selain itu, untuk mengetahui memantau percepatan penanganan pascagempa, Khofifah mengaku telah menyisir daerah yang terdampak gempa baik di Kabupaten Malang, Lumajang dan Kabupaten Blitar. Menurut Khofifah, wilayah terdampak yang mengalami kerusakan cukup parah adalah di Kabupaten Blitar rusak ringan.

    "Bagi saya seeing is believing. Maka kita turun melihat langsung memastikan bahwa percepatan penanganan pasca gempa terus dilakukan," katanya.

    Sementara terkait anggaran yang dipergunakan untuk membantu wilayah terdampak, Khofifah menjelaskan, Pemprov Jatim memiliki Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang dikeluarkan ketika terjadi bencana alam. Sementara untuk percepatan penanganan gempa ini, Pemprov Jatim mendapat stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Baca: Sumbawa Barat Kembali Diguncang Gempa, Tak Berpotensi Tsunami

    "Yang mengalami kerusakan berat, stimulannya Rp50 juta dan itu di luar ongkos tenaga kerjanya, kalau yang mengalami kerusakan sedang stimulannya Rp24 juta, sedangkan yang ringan stimulannya Rp10 juta. Sedangkan untuk fasum, rekonstruksi bangunann akan disupport Kementerian PU-PR," katanya.

    Khofifah juga menyampaikan soal pentingnya percepatan validasi data bagi warga terdampak gempa. Dirinya mengimbau setiap RT maupun RW agar mendata masing-masing warga yang terdampak gempa.

    "Menempelkan pengumuman di tiap-tiap RT/RW,?agar warga mengetahui bahwa rumahnya yang terdampak sudah tercatat. Apakah mengalami kerusakan ringan, sedang atau berat," jelasnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id