Bupati Sambas Minta ASDP Segera Evakuasi KMP Bili

    Antara - 21 Februari 2021 18:59 WIB
    Bupati Sambas Minta ASDP Segera Evakuasi KMP Bili
    Proses evakuasi penumpang oleh warga di dalam KMP Bili terbalik di Tebas, Sabtu (20/2/2021) (ANTARA/Istimewa)



    Pontianak: Bupati Sambas, Kalimantan Barat, Atbah Romin Suhaili mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera melakukan penarikan atau pengangkatan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili yang terbalik pada Sabtu, 20 Februari 2021.

    “Saya sudah berkomunikasi langsung dengan General Manager ASDP. Kita telah mendorong untuk segera penanganan kapal tersebut. ASDP akan segera melakukan penanganan dan tengah melakukan kajian teknis untuk pengangkatan atau penarikan KMP Bili yang masih terbalik tersebut,” ujarnya, Minggu, 21 Februari 2021.




    Ia menjelaskan percepatan proses evakuasi kapal akan membantu kelancaran aktivitas masyarakat dan barang yang akan melintas menuju daerah Tekarang dan sekitarnya.

    “Untuk sementara untuk kendaraan roda empat ke atas dialihkan melalui Jalan Semantir-Sekura dan Tekarang. Sedangkan roda dua dan orang melalui penyeberangan motor air kecil yang ada di Perigi Piai,” kata Atbah.

    Dia juga meminta pihak terkait dan pemerintah Kabupaten Sambas memfasilitasi agar jaminan atau asuransi terhadap barang atau kendaraan penumpang menjadi korban harus diberikan haknya.

    Baca juga: RS Urip Sumoharjo Janji tak Buang Limbah Medis ke TPA Bakung

    “Jadi kita minta terkait, hak-hak penumpang harus dijamin dan dibayar. Untuk teknisnya kita serahkan dan pemerintah siap mengawal itu,” jelasnya.

    PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi bahwa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili yang melayani lintasan jalur sungai Tebas Kuala-Tebas Seberang, terbalik saat proses bongkar di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas pada Sabtu, 20 Februari 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam kejadian tersebut ada 72 orang penumpang dan 15 kru KMP Bili selamat.

    "Sesaat setelah kejadian ASDP Cabang Pontianak segera melakukan koordinasi dengan regulator dan mitra kerja setempat, khususnya KSOP Kelas IV Sintete dan tim SAR untuk segera melakukan evakuasi para penumpang," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin.

    Shelvy menambahkan, setelah kejadian ASDP bersama dengan seluruh tim tanggap darurat fokus di lapangan untuk memastikan keadaan keselamatan di lapangan, dan segera melakukan proses pengapungan KMP Bili. Pihak ASDP juga telah menghubungi PT Jasa Raharja, untuk memastikan hak asuransi dari penumpang.

    "Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi saat ini, adapun perkembangan informasi akan kami laporkan secara berkala. Dan terima kasih atas doa dan perhatian semua pihak," tutur Shelvy.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id